KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Bangil, Kabupaten Pasuruan dimutasi. Kini, pejabat sebelumnya Wahyu Indarto telah dipindahtugaskan ke Lapas Kelas II B Pasuruan. Sedangkan pengganti sebagai Karutan Bangil yang baru adalah Tristiantoro.
Dalam sambutannya saat pisah kenal, Wahyu Indarto mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf yang membantu selama bertugas di Rutan Bangil. "Mutasi adalah hal biasa, dan ke depannya karutan yang baru bisa mengemban amanah ini dengan maksimal," kata Wahyu, Rabu (22/1/2020) siang.
[irp]
Selama tiga tahun lebih menjabat sebagai Karutan Bangil, diakui komunikasinya dapat terjalin sangat baik di jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkopimda) maupun dengan masyarakat. Dan di Bangil, baginya seakan sudah menjadi rumahnya sendiri.
"Pasuruan, khususnya Bangil tempat yang sangat baik, sederhana dan memberikan banyak ilmu. Kami pun bersyukur bisa bermanfaat bagi masyarakat di sini," ujarnya.
[irp]
Sementara itu, ketika ditanya apakah mutasi ini berkaitan dengan peristiwa seorang tahanan kabur dari Rutan Bangil beberapa waktu lalu? Dengan tegas, dia langsung menampiknya. "Tidak ada kaitan dengan persoalan kaburnya tahanan," jawabnya singkat.
Dapat diketahui sebelumnya, seorang tahanan bernama Saiful Hadi (22), warga Desa Oro-oro Bulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan berhasil kabur setelah merusak tralis kamar mandi dan membobol plafon atap. Bahkan pihak rutan kelas II Bangil ini membuat sayembara kepada masyarakat, jika mengetahui keberadaan Saiful akan diberi hadiah Rp 3 juta. (dik/roh)
Editor : Redaksi