klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bandara Juanda Terapkan Aplikasi PeduliLindungi, Calon Penumpang Diimbau Datang 3 Jam Sebelumnya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Foto ilustrasia petugas kesehatan memeriksa penumpang di Bandara Juanda Sidoarjo
Foto ilustrasia petugas kesehatan memeriksa penumpang di Bandara Juanda Sidoarjo

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Kini, di Bandara Udara Juanda mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi bagi setiap calon penumpang. Aplikasi ini diterapkan per 23 Agustus 2021. Artinya, bagi calon penumpang yang akan berangkat dari Bandara Juanda wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi pada ponselnya.

[irp]

Persyaratan penggunaan aplikasi PeduliLindungi ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/847/2021 tentang Digitalisasi Dokumen Kesehatan, bagi Pengguna Transportasi Udara yang Terintegrasi dengan Aplikasi Peduli Lindungi.

PTS. General Manager Bandara Internasional Juanda, Indah Preastuty mengatakan, implementasi kebijakan tersebut telah dibahas dan disiapkan secara bersama-sama oleh seluruh stakeholder bandara. "Sejak 23 Agustus 2021 telah berjalan pengecekan dokumen kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi. Untuk mengantisipasi kendala yang mungkin muncul di lapangan, kami menyediakan meja help desk untuk petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang membantu calon penumpang yang memiliki kendala pada tahap validasi dokumen kesehatan," tutur Indah, Selasa (31/8/2021).

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada calon penumpang agar datang lebih awal tiba di bandara sebelum jam keberangkatan. "Karena proses validasi dokumen kesehatan memerlukan waktu, maka kami imbau kepada penumpang untuk memperhatikan jam keberangkatan dan tiba di bandara sekurang-kurangnya 3 jam sebelum jam keberangkatan. Petugas Customer Service kami juga siap membantu penumpang yang mengalami kesulitan saat di bandara," tambah Indah.

Calon penumpang dapat memastikan laboratorium tempat melakukan tes Covid-19 telah terafiliasi di Kementerian Kesehatan melalui tautan https://www.litbang.kemkes.go.id/laboratorium-pemeriksa-covid-19/.

Indah menambahkan, tujuan dari pengecekan hasil dokumen kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi adalah untuk mempermudah pelaku perjalanan, karena syarat dokumen kesehatan telah tersimpan dalam format digital.

Terkait vaksin sebagai syarat terbang untuk calon penumpang, pihak pengelola bandara bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan menyediakan layanan sentra vaksin bandara. Calon penumpang dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan menunjukkan tiket penerbangan dan hasil negatif tes RT-PCR.

"Kami imbau pula agar memperhatikan jadwal penerbangan dan waktu yang diperlukan untuk proses vaksinasi," jelas Indah.

Chelsea, penumpang Lion Air tujuan Denpasar mengatakan bahwa penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan layanan sentra vaksin sangat mempermudah proses keberangkatan. "Kebetulan ada acara mendadak di Bali dan belum vaksin jadi sekalian tadi vaksin di bandara. Sudah punya hasil negatif PCR dan tiket, jadi langsung dilayani. Hasil PCR juga ada di aplikasi jadi nggak perlu bawa hardcopy lagi," jelasnya. (nul)

Editor :