klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dari Empat Pelaku Penebangan Liar, Hanya Satu yang Berhasil Diamankan Polhutmob Perhutani Nganjuk

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Polisi hutan mengamankan barang bukti
Polisi hutan mengamankan barang bukti

KLIKJATIM.Com I Nganjuk - JS (23) warga Dusun Matokan Desa Wengkal Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk diamankan polisi hutan. Dia bersama 3 rekannya terpegok menebang pohon jati di petak 179 RPH Cabean BKPH Wengkal KPH Nganjuk. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, JS dibawa ke Polres Nganjuk untuk proses hukum.

[irp]

Informasinya, ditangkapnya pencuri kayu jati ini berawal pada Selasa (24/8/2021) sekitar pukul 18.00 WIB. Waktu itu, petugas Polhutmob KPH Nganjuk melakukan patroli kawasan hutan di petak 179 RPH Cabean BKPH Wengkal.

“Saat sedang patroli, petugas mendengar adanya suara pohon roboh. Selanjutnya petugas Polhutmob KPH Nganjuk melakukan pengecekan dan mengetahui keberadaan 4 orang yang diduga pencuri kayu,” jelas Iptu Supriyanto Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Rabu (25/8/2021).

Ketika digerebek, keempat orang tersebut sedang memotong pohon jati menjadi beberapa bagian. Kemudian petugas Polhutmob KPH Nganjuk berupaya meringkus keempatnya.

“Waktu diringkus, hanya satu pelaku yang tertangkap yakni JS. Sedangkan tiga temannya melarikan diri. Saat ini petugas masih melakukan pencarian terhadap tiga pelaku lainnya,” imbuhnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas Polhutmob KPH Nganjuk juga mengamankan barang bukti berupa 6 batang kayu jati berbentuk pacakan dengan berbagai ukuran.

“Juga diamankan 1 unit sepeda motor Yamaha Vega yang sudah dikodifikasi, kapak atau wadung, dan seutas tali tampar warna biru merah. Selanjutnya pelaku dan barang buti dibawa ke Polres Nganjuk guna proses hukum lebih lanjut,” tandasnya.

Sementara itu, Pabin Polhutmob Perhutani KPH Nganjuk AKP Rony Yunumantara mengatakan, saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini pihaknya getol melakukan operasi. Sebab, penerapan PPKM ini dimanfaatkan oleh oknum penjarah hutan untuk melakukan pencurian.

“Kami rutin melakukan patroli untuk mengantisipasi pembalakan liar,” tutur dia. (*)

Editor :