klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Lapas Tulungagung Jadi Sasaran Penyelundupan Sabu, Januari-Agustus Diketahui 3 Kali

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Tunggul Buwono. (Iman/klikjatim.com)
Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Tunggul Buwono. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Upaya penyelundupan sabu ke dalam sepertinya masih menjadi sasaran empuk bagi para bandar. Contohnya di Lapas Kelas IIB Tulungagung. Buktinya, sejak Januari sampai Agutus 2021 ini tercatat tiga kali upaya penyelundupan sabu ke dalam lapas. Tapi untungnya berhasil digagalkan oleh pihak lapas setempat.

[irp]

Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Tunggul Buwono menuturkan, modus yang digunakan pelaku untuk memasukkan sabu ke dalam Lapas dengan cara dilemparkan melalui dinding sebelah utara Lapas. "Karena masuknya barang, makanan dari keluarga untuk warga di dalam melalui depan sudah kami ketati pemeriksaanya, sehingga potensinya ya dilempar itu," ujarnya.

Dikatakan, untuk sebelumnya pelaku memasukkan sabu ke dalam kotak atau kaleng rokok dan diberi pemberat tambahan berupa batu. Begitu lemparan terakhir, petugas lapas mendapati sabu yang dimasukkan dalam bola tenis tersebut.

Bola tenis berisi sabu tersebut ditemukan di lokasi brang gang. Diketahui bahwa brang gang adalah ruangan khusus yang dibangun untuk memberikan jarak antara blok warga binaan dan dinding paling luar lapas.

Menurut Kalapas, setelah dibuka ternyata di dalam bola tenis didapati sabu seberat 18 gram dan 500 butir pil dobel L. Kemudian, pihaknya langsung melaporkan kepada Satreskoba Polres Tulungagung. "Dimasukkan di dalam bola tenis, kemudian dilemparkan ke dalam," jelasnya.

Diakui, pelaku pelemparan sabu ini biasanya memanfaatkan situasi saat penjagaan Lapas yang sedang lengang. Misalkan saat dilaksanakannya salat jumat atau saat kondisi cuaca hujan, sehingga penjaagaan tidak berjalan dengan maksimal. "Biasanya memang menunggu kelengahan petugas, terutama pas salat jumat," ucapnya.

Ke depan pihaknya akan memasang jaring di sejumlah lokasi untuk meminimalkan lemparan benda dari luar, sehingga tidak bisa sampai ke blok warga binaan. "Nanti akan kita tambahkan jaring, agar ndak bisa masuk ke blok warga binaan," pungkasnya. (nul)

Editor :