klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dada dan Perut Tertusuk, Karyawan Warung Sate Tewas Bersimbah Darah di Mojokerto

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Polisi mengevakuasi mayat korban.
Polisi mengevakuasi mayat korban.

KLIKJATIM.Com I Mojokerto - Warga di jalan Dusun Kraton, Desa Temon, Trowulan, Mojokerto digegerkan seorang karyawan penjual sate tewas dengan luka tusuk di dada kiri dan perut. Korban bernama Riski Ardiyanto (27), warga Mojoagung, Jombang adalah karyawan warung sate milik calon mertuanya, Amin di Jalan Raya Trowulan, Mojokerto.

[irp]

Riski tewas dengan posisi tengkurap di tepi jalan Dusun Kraton. Banyak darah pada perut dan punggungnya. Ia tengkurap di bawah pohon tepat di depan rumah warga. Pria bertubuh gemuk ini masih memakai kaus dan celana warna hitam.

Kepala Dusun Kraton Saifudin (53) mengatakan, jasad Riski ditemukan warga sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung dilaporkan ke Polsek Trowulan.

"Saya ditelepon warga ada kasus pembunuhan. Setelah ke TKP, saya langsung lapor ke polsek. Saya ajak calon mertua korban ke TKP untuk memastikan, ternyata benar, lalu dia menangis dan pingsan," terangnya, Selasa (24/8/2021).

Penemuan jasad Riski sontak menjadi tontonan warga sekitar. Polisi pun menghalau warga dengan memasang garis mengelilingi TKP.

Sejumlah anggota Unit Reskrim Polsek Trowulan dan Satreskrim Polres Mojokerto melakukan olah TKP dan menggali keterangan dari para saksi. Sekitar pukul 16.50 WIB, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto tiba di lokasi untuk memeriksa jasad Riski.

Terlihat karyawan warung sate ini menderita luka tusuk pada dada kiri dan perut. Petugas menemukan kunci sepeda motor pada saku celana korban. Mayat Riski dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto sekitar pukul 17.00 WIB.

"Yang kami temukan baru sandal dan ponsel korban. Untuk sepeda motor masih belum ada informasi," jelas Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi.

Imam menjelaskan Riski diduga tewas ditusuk orang tak dikenal di kebun bambu di belakang rumah Yuni (45), warga Dusun Kraton. Selanjutnya, korban berlari dengan kondisi terluka ke jalan. Jarak kebun dengan jalan sekitar 50 meter.

"Kemungkinan korban ditusuk atau ditikamnya di belakang rumah. Namun, kemungkinan dia lari lalu terjatuh dan meninggal di Jalan Kraton, Desa Temon," pungkasnya. (*)

Editor :