KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Anggota Polsek Besuki bersama dengan Basarnas, BPBD dan sejumlah relawan melakukan penyisiran di sungai niama yang ada di desa /kecamatan Besuki Tulungagung sejak Jumat (20/08/2021) siang.
[irp]
Penyisiran dilakukan setelah Polisi menerima laporan orang hilang yang disampaikan warga desa setempat. JP (26) warga desa setempat dilaporkan hilang oleh keluarganya sendiri kepada Polisi, keluarga menduga JP nekat menceburkan diri di aliran sungai niama pada Jumat dinihari.
Kasubbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Trisakti Saiful Hidayat yang dikonfirmasi pada Sabtu (21/08) mengatakan, saat ini proses pencarian dihentikan karena Jumat malam kemarin, jazad JP sudah diketemukan di sungai Niama. "Untuk korban telah kita temukan pada Jumat menjelang malam kemarin," ujarnya.
Trisakti mengungkapkan, jazad JP ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi temuan baju dan bekas kaki diduga milik JP di pinggir sungai niama. "Lokasinya sekitar 1 kilometer dari lokasi diduga terakhir hilang,"ungkapnya.
Usai dievakuasi, pihak kepolisian memastikan tidak ada tanda tanda penganiayaan di tubuh JP,korban diduga sengaja menceburkan diri ke sungai Niama karena depresi dengan permasalah hidup yang dialaminya.
Hal ini sesuai dengan keterangan keluarga kepada Polisi, menurut Trisakti, hilangnya JP dari rumahnya juga cukup menyita perhatian sebab pada Jumat dinihari, JP berpamitan akan buang air kecil kepada keluarganya.
Namun yang bersangkutan tak kunjung kembali,keluarga yang curiga kemudian mencoba melakukan pencarian dan menemukan jejak kaki diduga milik JP ke arah timur, hingga ditemukan baju kuning milik JP dan bekas kaki di pinggir sungai. "Dugaanya karena ada depresi dan menceurkan diri ke sungai,"pungkasnya.
Kini jazad JP telah diserahkan kepada pihak keluaarga, dan pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. (ris)
Editor : Iman