KLIKJATIM.Com | Gresik — Momen kemerdekaan pada bulan Agustus dengan pengibaran bendera merah putih dilakukan oleh sejumlah masyarakat Kabupaten Gresik. Tak ketinggalan pula masyarakat di Pulau Bawean. Tampak kalangan mahasiswa, juga jajaran Forkopimcam Sangkapura telah mengibarkan bendera merah putih di lokasi wisata.
[irp]
Para mahasiswa tersebut mengibarkan bendera di Pantai Cena, Desa Telukjatidawang, Pulau Bawean. Selain pengibaran bendera, mahasiswa Sekolah Tinggi Islam Hasan Jufri (STAIHA) yang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa setempat itu bersama warga telah melakukan penanaman bibit pohon bakau, Senin (2/8/2021).
Sekdes Telukjatidawang, Nawi Mashal mengatakan, penanaman ribuan pohon bakau ini sebagai bentuk cinta lingkungan dan cinta tanah air. ”Dengan penanaman ini menjadi sumbangsih teman mahasiswa sebagai regenerasi untuk menjaga ekosistem laut,” ungkapnya.
Dikatakan, ada 3.000 bibit pohon bakau yang ditanam oleh mahasiswa bersama warga setempat. "11 mahasiswa beserta warga juga membersihkan sampah di sekitar wisata Pulau Cina. Ini juga sebagai wujud cinta tanah air,” ujarnya.
Di tempat terpisah, jajaran Forkopimcam Sangkapura memilih lokasi pengibaran bendera merah putih di Wisata Bahari Selayar (WBS) Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura, Bawean pada Minggu (1/8/2021) kemarin.
Ketua Pokdarwis wisata Selayar, Muhet mengaku bangga karena wisata Selayar dijadikan tempat pengibaran bendera merah putih. Beberapa bendera dikibarkan di pantai yang pernah dikunjungi Bupati Gresik tersebut.
Selain itu jajaran forkopimcam juga memberikan bantuan beras 5 kilogram kepada warga setempat yang terdampak Covid-19. ”Besar harapan semoga pandemi ini segera berlalu di bumi ibu pertiwi,” harap Muhet. (nul)
Editor : Redaksi