klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Penumpang Mobil Jenazah Menjerit Saat Polisi Buka Pintu Ambulan di Ngawi, Ini Penyebabnya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Petugas PJR Polres Ngawi saat memeriksa mobil jenazah yang diisi 14 orang penumpang termasuk jenazah asal Jakarta.
Petugas PJR Polres Ngawi saat memeriksa mobil jenazah yang diisi 14 orang penumpang termasuk jenazah asal Jakarta.

KLIKJATIM.Com | Ngawi - Sebuah ambulan pembawa jenazah dihentikan di pintu exit tol Ngawi. Pasalnya di dalam ambulans itu tidak hanya membawa jenazah, tetapi juga membawa 15 orang untuk pulang kampung. 

[irp]

"Kejadiannya itu kemarin jelang magrib. Ya karena curiga kami hentikan saja. Ambulans dari Jakarta menuju Bangkalan Madura, " ujar petugas pos penyekatan, Ipda Daryono, Minggu (1/8/2021). 

Dia mengatakan awalnya mobil ambulans melakukan dari arah barat atau Jakarta menuju timur atau Surabaya, dikemudikan oleh Wahyudi (45) warga Bekasi. Petugaa di pintu exit tol, desa Grudo, Kecamatan Kota Ngawi menghentikannya untuk diperiksa kelengkapan. 

"Ternyata setelah dibuka bukan hanya membawa jenazah. Di dalamnya ada 15 penumpang yang juga akan dibawa ke Bangkalan Madura, " katanya. 

Menurutnya, ada penumpang yang sempat menjerit menangis. Mereka mengira akan ditahan diputar balik karena memang kedapatan bersalah. 

"Pengakuannya sih yang dibawa itu jenazah keponakannya. Sedangkan 15 penumpang lain itu masih keluarganya, " sambungnya. 

Tidak hanya itu, lanjut dia, ke 15 penumpang mengaku nekat naik ambulans karena tidak ada pilihan lain. Pasalnya mereka tidak mempunyai biaya. 

"Aturan tetap aturan ya. Kami lakukan antigen. Hasilnya memang negatif. Akhirnya kami lepas demi kemanusiaan, " tambahnya. 

Tetapi, kejadian ambulans membawa penumpang tidak dibenarkan. Dia menghimbau kejadian ini untuk pelajaran.  "Ya nanti kalau kedapatan lagi bisa juga kami tahan atau kami suruh putar balik. Jangan main-main, " pungkasnya.  (rtn)

Editor :