KLIKJATIM.Com l Bojonegoro - Pada tahun 2019 Kabupaten Bojonegoro memiliki 19 desa tertinggal di 8 kecamatan. Desa tersebut paling banyak berada di Kecamatan Kepohbaru.
[irp]
Plt Kepal Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Djuana Poerwiyanto mengatakan, Desa-desa yang masuk kategori tertinggal akan mendapatkan perhatian. Ditargetkan, Desa-desa tersebut bangkit dan keluar dari kategori tertinggal. "Pelayanan sosial dan kesehatan akan ditingkatkan," ujarnya.
Disebutkan, 19 desa tertinggal ada di 8 kecamatan dan terbanyak di Kepohbaru dan Purwosari. Masing-masing ada 5 desa, yaitu Desa Krangkong, Desa Betet, Desa Karangan, Desa Sugihwaras dan Desa Sumber gede di Kecamatan Kepohbaru. Sedangkan di Kecamatan Purwosari ada Desa Pelem, Desa Kali ombo, Desa Tinumpuk, Desa Ngapluk, dan Desa Donan.
[irp]
Ada empat kecamatan yang hanya satu desa tertinggal, yaitu Desa kali Sumber Kecamatan Tambakrejo, Desa Sumberbendo Kecamatan Bubulan, Desa Pancur Kecamatan Temayang dan Desa Manukan Kecamatan Gayam.
Selain itu, di Kecamatan Kedungadem ada 3 desa, yakni Desa Babat, Desa Mojorejo, Desa Ngrandu. Sedangkan dua desa lainnya ada di Kecamatan Gondang, yakni Desa Jari dan Desa Pragelan.
Djuana Poerwiyanto mengungkapkan, Desa tertinggal ini dilihat dari 3 indikator. Ketiga indikator tersebut adalah IKE (Indeks Ketahanan Ekonomi), IKS (Indeks Ketahanan Sosial) dan IKL (Indeks Ketahanan Lingkungan). Semuanya didapat dari laporan pendamping desa untuk dikelola oleh Dinas PMD. (af/bro)
Editor : M Nur Afifullah