klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pengelola Wisata di Trenggelek ‘Mengkis-mengkis’ Penuhi Operasional

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Taman bermain Wahana Rekreasi Olahraga dan Edukasi (WAROE) di Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek.
Taman bermain Wahana Rekreasi Olahraga dan Edukasi (WAROE) di Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek.

KLIKJATIM.Com | Trenggalek—Diterapkannya PPKM Level 4 di sejumlah daerah membuat destinasi wisata. Di antaranya wisata Taman Bermain Wahana Rekreasi Olahraga dan Edukasi (Waroe) di Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek.

[irp]

Wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini tidak beroperasi sejak pemerintah memberlakukan PPKM Darurat. Akibatnya, sumber pemasukan wahana wisata ini pun macet.

Sekretaris Badan Usaha (Bumdes) Desa Sumberbening, Siti Fitrotun Niswah menuturkan, karena pemasukan tidak ada, semua pekerja sudah ada kesepakatan bersama untuk biaya operasional tergantung dari pendapatan. 

"Jika memang bulan ini tidak ada pendapatan, maka untuk akomodasi ditiadakan dan uang kas yang disisihkan bulan sebelumnya bisa digunakan untuk biaya operasional," kata Siti saat dihubungi ,Kamis (29/7/2021). 

Agar beban biaya operasional tak terlalu memberatkan,Siti mengaku sudah mengajukan biaya kompensasi. Ia sudah mendengar informasi adanya bantuan dari pemerintah untuk pariwisata. 

Siti juga menyampaikan, meski obyek wisata masih ditutup karena Dinas Pariwisata belum memberikan ijin. Namun pihaknya sudah membuat rencana-rencana kedepan jika obyek wisata sudah bisa dibuka kembali. 

"Nanti ketika obyek wisata sudah boleh dibuka lagi, tim pengelola akan menciptakan sesuatu yang baru, untuk menambah daya tarik pengunjung pasca penutupan akibat pemberlakuan PPKM," ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek, Sunyoto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pariwisata Tony Widianto menyampaikan, bahwa untuk sementara belum ada info spesifik terkait mekanisme/teknis untuk bantuan ke pengelola wisata. 

"Sementara ini kami diminta Pak Kadin untuk menyiapkan data para pengelola wisata," ujarnya. (Sarno/mkr) 

Editor :