klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Atasi Kelangkaan, Bupati Gresik Ajak Perusahaan Pinjamkan Tabung Oksigen

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Gresik — Untuk mengatasi kekurangan tabung oksigen dalam proses penyembuhan pasien Covid-19, Pemkab Gresik berinisiatif menggandeng perusahaan. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani memutuskan untuk mengajak perusahaan di Kabupaten Gresik agar meminjamkan tabung oksigen milik mereka.

[irp]

Langkah itu diambil karena kelangkaan tabung oksigen medis di pasaran, serta meningkatnya permintaan. "Saya ajak komunikasi unsur APINDO dan setakeholder lainnya untuk bersama-sama meminjam-pakaikan tabung oksigen yang dimiliki sekiranya tidak menggangu proses produksi secara signifikan," tutur Bupati Yani kepada wartawan, Senin (19/7/2021).

Gus Yani-sapaan akrabnya mengaku prihatin dengan kondisi sulitnya mencari tabung oksigen. Sehingga terbersit ide untuk mengajak perusahaan di Gresik meminjamkan sebagian tabung miliknya.

"Awalnya saya lihat tabung oksigen di PT Yani Putra yang tidak terpakai, lalu terpikir mengajak rekan-rekan perusahaan lain. Ya kalau 10 tabung tiap perusahaan bisa sangat membantu kebutuhan oksigen medis," ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga meminta PT Samator selaku salah satu produsen oksigen medis untuk menyalurkan oksigen ke stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) dengan sambungan pipa yang sedang proses pemasangan.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi beban puskesmas dan rumah sakit. "Dalam upaya mengurai antrean pasien kita tingkatkan status Gejos untuk rawat pasien dengan gejala sedang, kita juga pasang tenda-tenda rawat di Puskesmas," paparnya.

Hingga hari ini sudah ada 50 tabung oksigen dari beberapa perusahaan. Di antaranya PT Swabina Gatra, Petrokimia, Smelting, dan Yani Putra. Di samping itu sekolah-sekolah SMK juga diajak untuk meminjamkan tabung oksigen.

"Insya Allah besok dan seterusnya akan ada lagi perusahaan yang meminjamkan tabung oksigennya. Kita yakin dengan kebersamaan dan sinergi antar elemen pandemi bisa kita atasi," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik, Saifudin Ghozali menyebut tabung bantuan perusahaan ini akan digunakan untuk menyuplai kebutuhan oksigen medis puskesmas yang berada di daratan Gresik maupun di Pulau Bawean. "Kami tadi juga koordinasi dengan puskesmas-puskesmas untuk memaksimalkan pelayanan. Misal, bila ada puskesmas yang terpaksa harus tidak menerima pasien maka nakesnya kita perbantukan di puskesmas terdekat," ungkapnya. (nul)

Editor :