klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Seharian Tak Dapat RS, Bumil di Gresik Kehilangan Bayinya di Kandungan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pihak keluarga Mazrotul Afiro saat mencari rumah sakit di wilayah Gresik. (ist)
Pihak keluarga Mazrotul Afiro saat mencari rumah sakit di wilayah Gresik. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Mazrotul Afiro, ibu melahirkan yang sempat kelimpungan mencari rumah sakit (RS) di Gresik sedang berjuang di tengah kondisinya yang kritis sekarang. Pasalnya, ibu yang tengah mengandung tujuh bulan itu terpaksa harus kesana kemari untuk mencari rumah sakit. Berjam-jam tidak dapat RS, bayi dalam kandungannya pun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

[irp]

Sejak pukul 09.00 WIB pada Senin (12/7/2021), Mazrotul dengan ditemani bidan telah mencari ruangan untuk merawat dirinya. Satu dua rumah didatangi, ternyata kondisinya penuh. Padahal kondisi ibu berusia 31 tahun itu sudah parah.

Selain dinyatakan positif antigen, saturasi oksigen dalam darahnya sudah di angka 40. Padahal normalnya di angka 90-100.

Karena tak kunjung dapat rumah sakit, Mazrotul akhirnya dibawa pulang ke rumahnya di Desa Gredek, Duduksampeyan. Di rumahnya itu, Mazrotul memang diberikan oksigen dan infus. Namun perawatan berbeda dengan di rumah sakit.

“Saat itu saya juga telepon sana sini tanya RS, ICU semua penuh,” kata Kades Gredek, Muhammad Bahrul Ghofar.

Barulah, Ghofar mendapat konfirmasi dari rumah sakit setelah maghrib. RSUD Ibnu Sina mengizinkan Mazrotul untuk dibawa ke RS. Tapi karena bed habis, pihak keluarga harus membawa bed sendiri.

Tanpa pikir panjang, keluarga pun menyiapkan bed dari puskesmas. Kemudian dinaikan menggunakan mobil untuk dibawa ke RSUD.

Namun sayangnya, bayi dalam kandungan Mazrotul yang berumur tujuh bulan telah meninggal dunia.

Tidak hanya itu. Mazrotul pun hingga sore kemarin kondisinya kritis di rumah sakit. “Iya, bayi dalam kandungannya meninggal malam. Dan ibunya kritis,” cemas Ghofar. (nul)

Editor :