KLIKJATIM.Com | Tuban—Didik (23) warga Dusun Gesikan, Desa Gemulung, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, tiba-tiba dibacok tetangganya sendiri, Witono (27) saat enak-enak tiduran di teras sebuah warung kopi di desanya, Jumat (2/7/2021). Didik pun kondisinya kritis dan dilarikan ke rumah sakit.
[irp]
Informasi yang dihimpun, pembacokan itu berawal dari pelaku yang memiliki dendam dengan korban sekitar satu bulan lalu. Saat itu, Didik menuduh pelaku telah menjelek-jelakannya. Selain itu korban juga sempat mengancam akan membacok pelaku.
“Korban juga mengatakan, jika terlapor (Witono) tidak berani lewat depan rumah korban disuruh pakai rok. Padahal saat itu terlapor tidak berani melawan korban,” terang AKP Adhi Makayasa, Kasat Reskrim Polres Tuban.
Setelah lebih dari satu bulan, Witono akhirnya berpikir untuk dapat melawan korban yang saat itu mengancamnya. Hingga akhirnya siang tadi, Witono membawa sebilah pedang. Dia kemudian memberanikan diri untuk mencari Didik serta berniat membunuh tetangganya sendiri itu.
“Sambil membawa pedang pelaku mencari korban, akhirnya ketemu. Saat itu korban sedang tidur- tiduran. Pelaku langsung membacokkan pedangnya kearah badan korban,” sambung Kasat Reskrim Polres Tuban.
Pelaku yang membawa pedang tajam itu kemudian langsung menyerang Didik yang sedang berada di teras warung. Korban berusaha menangkis dengan tangan kosong hingga akhirnya korban mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya.
“Akibatnya korban mengalami luka bacokan di bagian dada kiri, kepala belakang, pundak kanan, lengan kiri dan tangan kanan. Kini korban sudah dalam perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.
Sementara itu, setelah melakukan pembacokan terhadap Didik hingga kondisinya kritis itu, Witono menyerahkan diri ke Polsek Kerek dengan membawa barang bukti sebilah pedang yang digunakan membacok korban.
“Setelah membacok korban, pelaku meminta tolong kakaknya untuk diantarkan ke Polsek Kerek guna menyerahkan diri. Kini pelaku dan barang bukti sudah diamankan untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.(*)
Editor : M Nur Afifullah