KLIKJATIM.Com | Gresik--Kasus tren pasien positif Covid-19 di Kabupaten Gresik terus naik. Jumlah tempat tidur (TT) di RSUD Ibnu Sina sudah penuh. Bahkan, rumah sakit pelat merah itu memutuskan tidak menerima lagi pasien IGD. Rencananya, RSUD akan membuka dua unit tenda darurat dengan kapasitas 50 TT.
[irp]
Oleh karena itu, pihak managemen RSUD memutuskan untuk menghentikan pasien yang masuk ke IGD. Sebab, bed di IGD itu sudah terisi penuh dengan 50 pasien. Bahkan, pasien-pasien dirawat di lobi dan lorong IGD RSUD. Pegawai RSUD Ibnu Sina juga tengah mengebut maket lokasi yang akan ditempati tenda darurat. Lokasinya halaman di paling belakang. Atau bersebelahan dengan gedung yang dulu dijadikan poli penyakit dalam.
Wadir RSUD Ibnu Sina Maftukan mengatakan, kapasitas TT di RSUD scara normal yakni 131 bed. Nah setelah pertemuan dengan seuruh direktur RS, pihaknya berkomitmen menambah 50 TT. “Yang 50 TT ini sudah kami buka, tapi bednya belum maksimal. Lokasinya di bekas gedung poli,” katanya, Rabu (30/6/2021).
Selain penambahan 50 TT di gedung poli itu, RSUD juga akan menambah 50 TT lagi di tenda darurat. Rencananya, tenda itu bekerjasama dengan Marinir. “Kami sudah kehabisan TT, dan alhamdulillah ada yang mau pasang dua tenda sekaligus tempat tidurnya sebanyak 50,” imbuhnya.
Saat ini, untuk tenda tersebut memang belum berdiri. Namun rencananya akan dipasang dalam waktu dekat ini. “Ini tinggal pasang saja karena persiapan sudah, ” katanya.
Sementara di ruang isolasi baru RSUD yakni di gedung poli dalam kemarin tercatat sudah ada 12 pasien dirawat disana.
Dr Achmad Nurdin Sp.P mengatakan, untuk 12 pasien itu dengan kategori kondisi sedang dan berat. Memang, rata-rata pasien yang masuk ke RSUD kategori berat. “Ini bednya baru ada 12, tapi kapasitasnya 50,” ucapnya.
Sebelumnya, kemarin, Selasa (29/6) Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mendampingi Bupati Gresik Fandi akhmad Yani juga Kepala dinas Kesehatan drg Saifudin Gozali melakukan pengecekan langsung Gelora Joko Samudro untuk tempat isolasi Pasien Covid-19 Jalan Veteran Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik.
Bukan kali pertama Kapolres Gresik dan Bupati Gresik mendatangi Gjos untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana guna menampung pasien Covid gelaja ringan dan tanpa gejala, guna menangani pasien covid yang mengalami peningkatan di kab.Gresik.
“Untuk petugas medis sudah siap 24 jam di Gelora Joko Samudro, pemantauan melalui cctv dan secara langsung guna mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 juga sudah disiapkan tambahan tempat tidur bagi pasien Covid-19,” ungkap Gus Yani.
Kapolres Gresik juga menghimbau masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan.memakai masker,mencuci tangan,menjaga jarak,mengurangi kerumunan dan mungurangi mobilitas. (mkr)
Editor : Redaksi