klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Manajemen Persibo Umumkan Pelatih Untuk Liga 3 2021

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Sally Atyasasmi dan CEO Persibo Bojonegoro, Abdullah Umar. (ist)
Sally Atyasasmi dan CEO Persibo Bojonegoro, Abdullah Umar. (ist)

KLIKJATIM.Com I Bojonegoro - Manajemen Persibo Bojonegoro bakal mengumumkan arsitek tim berjuluk Laskar Angling Dharma pada kompetisi Liga 3 Jatim musim 2021-2022. Rencananya, pengumuman itu dilakukan manajemen pada Senin (21/6/21) petang.

[irp]

Cheif Executiv Officer (CEO) Persibo Bojonegoro Abdullah Umar menerangkan, hingga saat ini ada sebanyak tujuh nama pelatih yang sudah dikantongi sebelum dipilih salah satu untuk mengarsiteki Persibo proyeksi Liga 3 musim ini. Tujuh nama itu, kata Umar, pernah melatih di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 Indonesia.

"Iya benar, rencananya nanti sore baru kami umumkan sambil rapat persiapan lainnya, termasuk melengkapi susunan manajemen,"  kata Umar.

Dia mengungkapkan, ketujuh nama tersebut ada yang memang melamar ke manajemen, ada yang dihubungi manajemen, serta ada yang diusulkan oleh suporter. Namun sayang, Umar tidak memberikan bocoran siapa saja dari ketujuh nama tersebut.

"Ditunggu saja. Nanti sore secara resmi akan kami umumkan. Termasuk teknis seleksi pemain, jersey, dan sebagainya," tandasnya.

Ditanya soal tuntutan kelompok suporter Persibo Bojonegoro Bersatu yang beberapa hari lalu melakukan aksi demo dan melayangkan beberapa tuntutan kepada manajemen, dia menanggapi dengan santai.

"Secara umum kami tidak konfirmasi (tidak dikonfirmasi soal calon pelatih Persibo, red). Karena suporter kan banyak. Tapi ya sudah ada suporter yang memberikan usulan terkait nama pelatih kepada manajemen, tetapi tidak atas nama kelompok (Curva Nord dan Boro Mania)," imbuhnya.

Sementara itu, akun Instagram Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah sudah mem-posting video berisi beberapa jersey berwarna oranye kombinasi hijau dengan logo Persibo di dada. Video pendek itu oleh bupati diberikan caption "Mana Jerseymu Cah Jenegoro," pungkasnya. (*)

Editor :