klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Satgas Prokes Kecamatan Cerme Gresik Lockdown Dusun Sawahan Desa Gedangkulut Gresik

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapolsek Cerme AKP Nuramin dan Camat Cerme Suyono bersama Danramil Cerme berjaga di akses Dusun Sawahan Desa Gedangkulud, Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik
Kapolsek Cerme AKP Nuramin dan Camat Cerme Suyono bersama Danramil Cerme berjaga di akses Dusun Sawahan Desa Gedangkulud, Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik

KLIKJATIM.Com | Gresik - Satgas Prokes Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik akhirnya melakukan pembatasan mikro (Lockdow) di Dusun Sawahan, Desa Gedangkulud Kecamatan Cerme. Langkah ini ditempuh setelah puluhan warga di Dusun Sawahan, terkonfirmasi positif covid-19.

[irp]

Dengan pembatasan akses keluar masuk dusun, penyebaran covid bisa diminimalisir. Warga yang keluar masuk akan menjalani pemeriksaan swab antigen. Pembatasan itu dilakukan sejak Rabu (16/6/2021) malam. Di pintu masuk dusun, anggota Polsek Cerme, Koramil Cerme serta Trantib Kecamatan Cerme.

Camat Cerme Suyono saat dikonfirmasi tidak menjawab dan memberikan pernyataan terkait lockdown mikro di Dusun Sawahan. Begitu juga Kapolsek Cerme AKP Nuramin belum menjawab juga.

Sebelumnya  sebanyak 80 orang warga Dusun Sawahan menjalani pemeriksaan swab antigen. Dati jumlah itu 12 di antaranya positif. Untuk memastikan lagi, ke-12 orang warga Dusun Sawahan Desa Gedangkulud Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik akan menjalani swab PCR di RS Wates Husada Balongpanggang.

“Memang benar hari ini ada pemerikdaan swab antigen di Dusun Sawahan Desa Gedangkulud. Hasilnya dari 80 warga yang dites, 12 warga positif Covid-19,” kata Suyono, Camat Cerme.

Selanjutnya, 12 warga akan dilakukan tes PCR di Rumah Sakit Wates Husada Gresik Balongpanggang Gresik. Menurutnya, tes swab yang melibatkan satu RT itu sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Gresik.

Pada bagian lain kendati status zona orange Covid-19 Kabupaten Gresik, namun tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di Kabupaten Gresik masih hampir 40%. Dengan demikian tingkat ketersediaan ruang isolasi di Gresik masih relatif aman.

Kadinkes Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan, Gresik masih tetap zona orange. Dan ketersediaan tempat isolasi dan RS di Gresik relatif aman.

“Ini masih hampir 40 % BOR di Gresik,” ungkapnya, Rabu (16/7/2021). (ris)

Editor :