KLIKJATIM.Com | Tulungagung—Puluhan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tergabung dalaam DPD Asosiasi Guru Pendidikan Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Tulungagung, mendatangi kantor DPRD Tulungagung.
[irp]
Mereka kecewa dengan formasi CP3K (calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tahun 2021 yang dianggap tidak mengakomodir guru PAI di Kabupaten Tulungagung. Pasalnya dari ratusan guru PAI yang belum berstatus PNS, hanya ada 14 formasi CP3K saja yang diperebutkan dalam penerimaan CP3K tahun 2021 ini.
Ketua DPD AGPAII Kabupaten Tulungagung, Mujiono yang dikonfirmasi mengatakan, jika dibandingkan dengan kabupaten lain di sekitar Tulungagung, jumlah formasi untuk Guru PAI berbading terbalik. Dia mencontohkan, untuk formasi guru PAI di Trenggalek dan Kediri, jumlahnya ratusan dan tidak hanya untuk SMP saja namun juga SD dan SMP. Berbeda dengan formasi di kabupaten Tulungagung yang hanya untuk tingkat SMP saja, sedangkan tingkat SD tidak ada.
“Di Kediri saja untuk formasi tenaga guru PAI sejumlah 185 formasi. Itu pun untuk SD dan SMP,” katanya di kantor DPRD Tulungagung, Rabu (2/6/2021) kemarin.
Mujiono menyebut, jumlah lembaga SD dan SMP negeri maupun swasta di Tulungagung sebanyak 363 lembaga, dengan rincian jumlah guru PAI yang berstatus PNS nya sebanyak 265 orang, sedangkan sisanya masih berstatus non PNS. Mujiono menilai, seharusnya kondisi tersebut menjadi pertimbangan pemerintah dalam memutuskan formasi CP3K.
"Masih banyak guru PAI yang belum PNS, ini harusnya menjadi catatan pemerintah," terangnya.
AGPAII berharap agar Bupati Tulungagung dan DPRD Tulungagung bisa mengusulkan penambahan formasi CP3K tahun 2021 ini. Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Gunawan, mengaku belum bisa memberikan jawaban secara langsung sebab perlu koordinasi dengan pihak pihak terkait untuk memastikan jawabannya. Dia berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusinya.
“Nanti akan diagendakan untuk duduk bersama dengan BKPSDM, Dindikpora dan Kantor Kementerian Agama Tulungagung. Kami segerakan,” ujarnya. (mkr)
Editor : Iman