KLIKJATIM.Com | Gresik — Saka Pangkah Limited (PGN Saka) memperoleh penghargaan berupa apresiasi dari Direktur Jenderal KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas kepeduliannya dalam konservasi mangrove di Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik sejak 2014.
[irp]External and Government Relation PGN Saka Subali mengatakan, komitmen PGN Saka dalam aktivitas usaha berwawasan lingkungan tak perlu diragukan lagi, pasalnya pihaknya selalu berupa menerapkan integrasi ekonomi, ekologi dan sosial budaya dalam kegiatan usahanya.
"Jadi tidak hanya profit oriented, namun kita punya kesadaran penuh dan bertanggungjawab atas keberlanjutan lingkungan hidup," tuturnya ditengah acara peringatan World Wetlands Day, Kamis (03/06/2021).
Sebagai industri hulu migas, PGN Saka memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat, selain tanggung jawab lingkungan. Karena itu selain berkontribusi dalam konservasi mangrove, PGN Saka menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat setempat.
"Bagaimana kami ajak masyarakat membudidayakan potensi setempat, seperti pemanfaatan buah mangrove diolah jadi sirup, pengolahan berbagai jenis ikan, kerupuk dan lain sebagainya," ungkap Subali.
[caption id="attachment_66862" align="alignnone" width="300"]
Tanaman mangrove binaan PGN Saka di Kecamatan Ujung Pangkah mendapat apresiasi Kementerian LHK[/caption]
Sementara itu Dirjend KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup Ir Wiratno menyebut, Konservasi lingkungan hidup adalah hal yang niscaya dan mendesak dilakukan. Karena menurutnya menyangkut keberlanjutan kehidupan generasi yang akan datang.
"Kita pandang sebagai titipan anak cucu, bukan warisan kita. Sehingga kalau sebagai titipan anak cucu, maka kita akan serius menguri-urinya (merawatnya)," urainya.
Sejak 2014, PGN Saka bersama beberapa pihak lain melakukan pemulihan dan perluasan mangrove di Kecamatan Ujungpangkah. Gugusan mangrove di desa Pangkah Wetan, Pangkahkulon, dan banyuurip sendiri saat ini telah ditetapkan oleh Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) oleh Pemprov Jatim.
SK KEE sendiri diserahkan oleh Pemprov Jatim oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa melalui asisten III Pemprov Jatim Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno. (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Di Atas Ombak, Nelayan Pacitan Menjemput Berkah Tahun Baru Islam
Pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam kali ini dirayakan dengan cara berbeda oleh para nelayan Pacitan. Melalui Festival Nelayan Pacitan, ratusan nelayan dan wa…
Ngaku Mau Tagih Utang, Dua Pemuda Malah Curi HP Penghuni Kos
Dua pria nekat mencuri telepon genggam (HP) milik penghuni kos di Jalan Kalilom Lor Indah, Surabaya, dengan modus berpura-pura menagih utang. Aksi keduanya gaga…
Pawai Lampion Buka Semarak Tahun Baru Hijriah 1448 H di Lamongan
Suasana semarak mewarnai peringatan detik-detik pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Lamongan. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi secar…
Poros yang Hilang
Sebuah pagi yang tiba-tiba jernih setelah beberapa hari hidup terasa seperti berjalan di dalam kabut.…
Residivis Curanmor Ditembak Satreskrim Polres Gresik, Sempat Buron Hampir Sebulan
Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Kecamatan Menganti. Setelah melakukan…
Dari Pusaka hingga Buceng Purak, Grebeg Suro Ponorogo Sedot Perhatian Warga
Ribuan warga memadati jalanan Ponorogo sejak sore hari, Senin (15/6/2026) di sepanjang rute kirab pusaka dan pawai lintas sejarah yang gerebek suro…