KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Sebuah video pembubaran tayuban (tarian yang dilakukan antara pria dan wanita) di Ponorogo viral di grup whatsapp. Dalam video berdurasi 24 detik itu ada beberapa penari yang kemudian membubarkan diri.
[irp]Diduga pihak kepolisian membubarkan acara itu karena melanggar PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro yang masoh berlaku. Pembubaran itu disalah satu acara di Desa Sawuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.
"Iya tadi malam itu. Acara di Desa Sawuh, wilayah hukum kami, " ujar Kapolsek Siman, AKP Yoyok Wijanarko, Sabtu (22/5/2021).
Dia menyebut tidak membubarkan acara yang dimaksud. Namun lebih kepada menagih komitmen sang tuan rumah selesai acara pada pukul 21.00 wib.
"Karena memang komitmennya kan jam 21.00 wib. Saya datang pukul 20.45 wib ke lokasi, saya lihat situasi di lokasi. Tepat pukul 21.00 wib masuk dan menagih komitmen, " katanya.
Menurutnya, sang tuan rumah beberapa waktu lalu memasukkan pemberitahuan. Bahwa akan ada acara hajatan pengantin di rumahnya.
"Isinya acaranya hanya suguh dayoh. Tidak ada makan di lokasi. Namun disuguhkan hiburan berupa karawitan. Tapi bukan karawitan yang berinteraksi, " bebernya.
Dia pun meloloskan, karena pengajuannya hanya sampai pukul 21.00 wib. Selain itu juga memikirkan hajat hidup orang banyak. Pasalnya saat acara itu, pengrawit maupun sinden mendapatkan bayaran.
"Nah, kan selama pandemi mereka tidak pernah tampil. Juga sudah ada komitmen prokes dari sang tuan rumah tidak ada interaksi bersentuhan, " Terangnya.
Sehingga, kata dia, saat hari H dia pun mengawasi. Juga menagih komitmen yang telah disampaikan.
"Jika tidak bisa kebablasan. Itu yang kami jaga. Jadi bukan membubarkan ya, menagih komitmen," pungkas KBO Sat Lantas Polres Ponorogo ini. (ris)
Editor : Fauzy Ahmad
Pungkasi HUT RI, Pemkab Tuban Gekar Tuban Specta Nigh Carnival
Pemerintah Kabupaten Tuban sukses menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-86 Kemerdekaan Republik Indonesia ajang Tuban Specta Night Carnival…
Menjadi Gresik, Membaca Sejarah Kota dari Ingatan Warganya
Ketika Gresik Membaca Dirinya Sendiri dari Ingatan Warga Lembar-lembar kain menggantung di sepanjang jalan Kampung Kemasan. Di atasnya, warga menuliskan potonh…
Imigrasi Banyuwangi Bentuk Tim Pengawasan Orang Asing
Kantor Imigrasi Kelas III TPI Banyuwangi, Jawa Timur, membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) dalam rangka pengawasan dan antisipasi pergerakan warga…
Bupati Yes Hadiri Puncak Jalan Sehat Perjuangan Sawahan, Apresiasi Kiprah Pemuda Kartigara dan Kebersamaan Warga
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Peran aktif generasi muda dalam mengisi kemerdekaan terbukti nyata lewat aksi jajaran Karang Taruna KARTIGARA…
Dapat Hadiah Umrah Gratis, Tangis Haru Warga Yosowilangun Pecah di Jalan Sehat HUT ke-81 RI
KLIKJATIM.Com | Gresik – Kebahagiaan mendalam menyelimuti Siti Fatimah, warga RT 3 RW 2 Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik…
Dugaan Korupsi Jargas PGN Rp2,3 Triliun Diselidiki, Kejari Surabaya Bidik Dugaan Pemasangan Fiktif
Proyek pembangunan jaringan gas (jargas) sambungan rumah dengan total pagu anggaran sekitar Rp2,3 triliun tengah Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.…