KLIKJATIM.Com | Gresik -Jasad perempuan yang membusuk di kos Jalan Panglima Sudirman, Gresik Kota belum dipastikan dibunuh. Hasil sementara otopsi visum luar menyatakan tak ada tanda-tanda kekerasan fisik. Polisi masih akan menyelidiki lagi penyebab pasti kematian Kasniti (49) warga Gresik Kota tersebut.
[irp]
Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo mengungkapkan hasil otopsi visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik. Namun, polisi masih akan menunggu hasil pemeriksaan otopsi dalam seperti lambung, liver dan limpa. Dimungkinkan saja, kematian korban disebabkan keracunan. "Kita aakan ambil hasil otopsi lambung, limpa, liver dulu. Ada racunnya atau tidak," ujarnya.
Dikatakan, polisi akan melanjutkan penyelidikan sebab kematian korban. Polisi akan memeriksa jantung juga paru-paru korban. "Akan kami lanjutkan pemeriksaan toksikologi dulu," imbuh Alumni Akpol 2000 itu.
Saat ditanya mengenai kemungkinan kematian korban bukan disebabkan pembunuhan, AKBP Kusworo Wibowo mengatakan bisa saja demikian. "Bisa jadi, bisa jadi (mati sendiri). Tapi masih diperiksa dulu," jawabnya.
Polisi kini masih mencari saksi kunci yang diduga seorang laki-laki asal Jombang. Dia yang diduga mengetahui seluk beluk wanita yang membusuk di kamar kos Pangsud tersebut.
[irp]
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat perempuan yang ditemukan di kos khusus laki-laki. Kamar yang ditempati perempuan tersebut juga telah ditinggal penyewanya beberapa bulan lalu. (iz/bro)
Editor : Redaksi