KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sejjumlah wartawan mengembalikan lagi bingkisan lebaran yang berisi kain batik kepada Pemkab Bojonegoro, sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021.
[irp]Mereka keberatan nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dimasukan ke daftar penerima hasil batik pengerajin lokal Bojonegoro dalam rangkapemulihan ekonomi akibat covid 19, dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
Salah satunya adalah Tony Firmansyah, wartawan SCTV, Tony mengatakan, pemberian bingkisan menjelang hari raya Idul Fitri dari anggaran Pemkab Bojonegoro adalah kurang pas, apalagi mencatutkan NIK tanpa konfirmasi.
"Ada banyak nama wartawan yang terdata mendapatkan bingkisan dari pemkab Bojonegoro. Terdata berdasarkan NIK tanpa konfirmasi pemilik NIk," ucap Tony Kamis (13/5/2021)
Tony menjelaskan, ia memang pernah menyetorkan NIK kepada Pemkab Bojonegoro saat hendak mengikuti vaksin Covid 19. Namun secara sepihak, tiba-tiba NIK muncul di dalam Surat Keterangan (SK) sebagai penerima bingkisan lebaran hari raya Idul Fitri 2021 yang ditandatangani dan di terbitkan oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah.
Sementara itu Dewi Rina Handayani yang juga sebagai wartawan TV One, menyebutkan, bahwa NIK yang ada di KTP sifatnya rahasia. "Mestinya ada konfirmasi kepada pemilik untuk menghindari penyalahgunaan," ucapnya
Menyikapi kejadian tersebut, Bambang Yulianto, ketua Forum Jurnalis Televisi Bojonegoro (FJTB), sangat menyayangkan.
"Ini adalah sikap arogansi penguasa, (Red: Bupati). Kenapa arogan, karena secara sepihak Bupati sudah menerbitkan surat keterangan (SK) tanpa konfirmasi atau persetujuan dari yang bersangkutan, dalam hal ini adalah wartawan," ungkap Wartawan Metro TV yang kesehariannya disapa Eeng
Selain itu, penerbitan SK kepada wartawan sebagai daftar penerima bingkisan lebaran tersebut merupakan sebuah bentuk modus untuk melegalkan bancaan bingkisan lebaran, "Dan yang membuat saya aneh dan heran, kenapa hal ini bisa luput dari kontrol DPRD? Dimana letak kinerja dan fungsi kontrol 50 anggota wakil rakyat tersebut? Padahal anggaran bingkisan lebaran yang konon menghabiskan uang hampir 5 miliar tersebut bersumber dari uang rakyat," tegasnya
"Jika tindakan-tindakan demikian tidak segera diakhiri, maka akan sangat mungkin dapat menimbulkan spekulasi liar dan preseden buruk di masyarakat. Sebab bukan tidak mungkin hal ini akan terulang lagi" pungkas Eeng. (rtn)
Editor : M Nur Afifullah
Khofifah dan Pangdam V Brawijaya Resmikan Karya Bakti TNI di Madura, Bangun Jembatan hingga Renovasi Ratusan RTLH
KLIKJATIM.Com | Bangkalan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin resmi membuka Karya Bakti Skala B…
Luluk Nur Hamidah Raih Gelar Doktor, Cak Imin Sebut Pemimpin Perlu Kuasai Sosiologi
KLIKJATIM.Com | Depok – Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Dewan Penasihat DPP Perempuan Bangsa, Luluk Nur Hamidah, resmi menyandang gelar d…
Dua Mobil Terbakar dalam Sehari di Gresik, Damkar Sebut Tidak Ada Korban Jiwa
KLIKJATIM.Com | Gresik – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik menangani dua peristiwa kebakaran mobil yang terjadi pada Senin (…
Bank Jatim Perkuat Kerja Sama dengan BKD se-Jatim, Tingkatkan Layanan Perbankan bagi ASN
KLIKJATIM.Com | Banyuwangi – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperkuat sinergi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa T…
Pelindo TPK Hadirkan Liburan Edukatif, Anak-anak Diajak Mengenal Pelabuhan hingga Kesiapsiagaan Bencana
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Pelindo Terminal Petikemas (Pelindo TPK) menggelar program edukasi Portground Vol. 1 untuk mengenalkan dunia kepelabuhanan kepada …
Pria di Jember Ditemukan Meninggal di Pekarangan Rumah, Diduga Dipicu Sakit Menahun
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami krisis atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan setempat atau…