klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Jelang Lebaran, Antusias Warga Sidoarjo Serbu Pusat Perbelanjaan Modern Hingga PKL

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Warga berbelanja baju lebaran di Jalan Perumahan Taman Pinang Indah Lingkar Barat Sidoarjo. (Satria Nugraha/klikjatim.com)
Warga berbelanja baju lebaran di Jalan Perumahan Taman Pinang Indah Lingkar Barat Sidoarjo. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Meski di tengah pandemi Covid-19, namun tradisi belanja barang atau baju baru menjelang lebaran hari raya Idul Fitri tampaknya tetap melekat. Terbukti dengan banyaknya warga yang masih antusias menyerbu pusat perbelanjaan modern maupun pasar tradisional.

[irp]

Di Sidoarjo misalnya. Antusiasme warga terlihat di pasar Minggu (2/5/2021) pagi, tepatnya di sepanjang Perumahan Taman Pinang Indah, Jalan Lingkar Barat, Sidoarjo.

Pantauan di lapangan, tampak deretan para Pedagang Kaki Lima (PKL) mulai dari Perumahan Taman Pinang Indah hingga Perumahan Gading Fajar laris pembeli. Kemacetan pun terjadi sehingga terpaksa harus membuat jalur alternatif.

Salah satu pembeli asal Desa Pilang, Kecamatan Tulangan, Yeni pun terlihat memilih-milih baju gamis. Sementara sang suami memilih baju koko.

“Di sini jauh lebih murah dibanding di toko atau mal. Soal kualitas bahan, tidak terlalu jauh kok, asal kita teliti. Dan yang asyik, di sini bisa ditawar. Saat penjual melepas harga yang kita tawar, saya merasa senang. Saya merasa menang,” ucap ibu dua anak ini disertai tawa.

Tidak hanya menjelang lebaran saja keluarga ini berbelanja di sini. Bahkan dua minggu lalu, mereka juga mengaku usai berbelanja peralatan dapur.

Begitu juga dengan yang dikatakan, Ika Puji Rahayu, warga Desa Gemurung, Kecamatan Gedangan. Sudah dua tahun menjelang lebaran, dia selalu berbelanja di PKL Lingkar Barat. “Banyak kok PKL yang menjual baju bagus,” ucap wanita berhijab ini.

Banyaknya pembeli menjelang lebaran disyukuri para PKL, salah satunya adalah Nur Hadi. Hingga pukul 09.00 WIB, dia sudah mendapat omzet sekitar Rp 4 juta.

“Tahun lalu tiarap karena awal pandemi. Kita tidak boleh berjualan. Semoga hari ini rejeki melimpah dan covid segera pergi,” ujar pria yang bekerja di perusahaan swasta tersebut. (nul)

Editor :