KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Di bulan yang penuh berkah ini yaitu bulan suci Ramadhan salah satu penjual atau pemilik pengerajin kaligrafi ukir di Bojonegoro meningkat 200 persen di banding bulan sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan ingin mempercantik rumah saat menjelang hari lebaran 2021.
[irp]
Harganya pun terbilang fantastis sekali penjualan, mulai dari Rp. 7,5 juta hingga Rp. 60 juta per kaligrafi ukir ini. Sudah tercatat 10 lebih pesanan saat bulan ramadhan seperti ukir kaligrafi Asmaul Husna, dan ada puluhan pesanan dengan jenis kaligrafi berbagai jenis. Bahkan pembelinya mulai dari pejabat Bojonegoro, Surabaya, Bandung, Medan, hingga Jakarta.
Bertempat di Desa Campurejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, para pengrajin ukir kaligrafi sibuk mengerjakan berbagai jenis kaligrafi. Salah satunya ukiran berbentuk Asmaul Husna, mulai ukuran mini hingga ekstra besar.
"Untuk peningkatan saat pandemi dan bulan puasa ini malah meningkat 200 persen dari biasanya," ujar Sutrisno (47) pemilik usaha pengrajin ukir Sabtu (1/5/2021).
Sutrisno mengatakan, pembuatan seni kaligrafi ini memang tidak mudah. Dibutuhkan ketrampilan, ketelatenan dan keuletan untuk mengerjakannya. Dengan dibantu 18 orang pekerja, Sutrisno membuat ukiran kaligrafi untuk memenuhi permintaan konsumen.
Menurut Sutrisno, Pemilik Usaha Kerajinan Ukir itu, untuk pemesannya berasal dari Bojonegoro, Surabaya, Bandung, Medan hingga Jakarta. Untuk harganya mulai dari Rp. 7,5 juta hingga Rp. 60 juta, tergantung ukuran dan tingkat kesulitannya.
"Untuk pembuatannya kita mengunakan kayu jati, sedangkan untuk proses pekerjaan mulai dari pesan hingga jadi bisa 3 Minggu hingga 6 bulan, tergantung," kata Sutrisno kepada klikjatim.com
Pemilik usaha kerajinan ukir ini menceritakan, awal membuka usaha ini berawal ikut orang hingga mahir untuk membuat sendiri, pada 2002 Sutrisno bisa memiliki usaha sendiri dengan dibantu 3 orang. Dan hingga sekarang Sutrisno bisa memperkerjakan 18 orang untuk usahanya. Bahkan ratusan juta bisa iya dapatkan dalam satu bulan.
"Alhamdulillah untuk omset dari usaha ini bisa mencapai ratusan juta," pungkasnya. (bro)
Editor : M Nur Afifullah