KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Sebanyak 17 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tulungagung dijemput oleh Pemkab setempat dari Asrama Haji Surabaya untuk pulang ke Tulungagung, Jumat (30/4/2021). Hal ini menyusul karena adanya kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) untuk mengantisipasi kepulangan PMI pada musim larangan mudik.
[irp]
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan, pihaknya memberangkatkan 2 buah bus untuk menjemput 17 PMI asal Tulungagung. "Pagi ini kita kirimkan 2 bus untuk menjemput 17 PMI asal Tulungagung yang telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Surabaya," jelasnya.
Mereka yang dijemput adalah PMI asal Tulungagung yang sudah menjalani tes swab dan hasilnya negatif Covid-19. "Sudah swab dan hasilnya keluar, negatif semua makanya boleh kembali ke Tulungagung," ujarnya.
Selanjutnya mereka akan menjalani pendataan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung. Baru setelah itu dijemput oleh masing-masing Satgas Covid-19 tingkat kecamatan untuk menjalani karantina hingga 5 hari ke depan.
Pada hari kelima, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan lagi untuk memastikan kondisi kesehatan mereka sebelum kembali ke keluarganya. "Selanjutnya akan diisolasi di desa masing-masing sesuai kebijakan PPKM skala mikro, lalu diperiksa kesehatannya lagi dan baru boleh kembali ke rumah masing-masing," tuturnya.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso mengatakan, sampai saat ini baru 17 PMI asal Tulungagung yang telah tiba di tanah air. Namun totalnya sekitar 1.200 PMI yang diprediksi habis masa kontraknya pada bulan April dan Mei tahun 2021. (nul)
Editor : Iman