klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tiga Pintu Masuk Kabupaten Bojonegoro Mulai Dijaga Ketat Aparat

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapolres Bojonegoro AKBP E Guna Pandia saat meninjau pos penyekatan di Kecamatan Padangan.
Kapolres Bojonegoro AKBP E Guna Pandia saat meninjau pos penyekatan di Kecamatan Padangan.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Tiga pintu masuk menunju Kabupaten Bojonegoro mulai dijaga ketat polisi. Pos penyekatan berada di Kecamatan Margomulyo yang berbatasan dengan Kabupaten Ngawi, Kecamatan Padangan berbatasan dengan Kabupaten Blora, Jateng, dan Kecamatan Gondang berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk.

[irp]

Hari ini Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia didampingi Wakapolres Bojonegoro, Para Pejabat Utama Polres Bojonegoro meninjau arus lalu lintas sepanjang jalur arteri wilayah barat dan pos penyekatan di Padangan.

"Hari ini saya sedang melakukan pengecekan dalam pos dan menyerahkan bantuan serta vitamin kepada petugas pos penyekatan di Padangan," ujar Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia Kamis (29/4/2021).

Ia mengatakan, bantuan ini untuk para penjaga di titik titik pos penjagaan pos penyekatan yang dilakukan oleh anggota gabungan serta memberikan vitamin saat nanti akan di buat berjaga jaga di pos. 

Menurutnya, dengan adanya pos di perbatasan atau kegiatan penyekatan ini untuk menghindari warga yang masih ingin mudik Lebaran. Sejak didirikan pos penyekatan Padangan jalur ini menuju ke Jawa Timur wilayah bagian barat perbatasan dengan Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah. Pos penyekatan Padangan di isi personel gabungan dari Polres Bojonegoro, Kodim 0813/Bojonegoro, Dishub, Dinkes dan BPBD Bojonegoro.

"Mereka terus melakukan penyekatan dan pemeriksaan terhadap orang dan kendaraan yang melintas, dengan diberikan vitamin para anggota gabungan ini agar selalu tetap sehat," ucap AKBP EG Pandia.

Dikatakan AKBP EG Pandia, bahwa personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait di pos penyekatan Padangan ini ditempatkan di jalur arteri Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Jawa Timur perbatasan dengan Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah. Sedangkan untuk personel disiagakan 1x24 jam dengan memberlakukan tiga shif, sehingga lebih optimal dalam kegiatan penyekatan.

Ia menambahkan, adanya pos penyekatan di perbatasan tersebut dapat melakukan penyekatan dengan meminimalisir masuknya pemudik dari arah barat atau Jawa Tengah, “Hingga saat ini memang sudah kita terapkan untuk melakukan pengawasan dan penyekatan terhadap para pemudik dari luar wilayah yang hendak masuk ke wilayah Bojonegoro. Petugas pos penyekatan juga memberikan himbuan protokol kesehatan kepada pengendara,” tegas Kapolres Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro menghimbau kepada masyarakat mengingat masih dalam situasi pandemi yang masih berlangsung, mohon menunda mudik Lebaran tahun ini demi kebaikkan bersama. Patuhi anjuran Pemerintah dan disiplin protokol kesehatan kurangi mobilitas pada Lebaran nanti. Stay At Home “Di Rumah Saja". (mkr)

Editor :