KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Pemilik akun facebook @abas fauzy akhirnya menuai apa yang diperbuat. Akibat komentarnya yang tak pantas atas unggahan kedukaan KRI Nanggala 402, ia pun harus berurusan dengan polisi. Pasalnya TNI AL yang merasa dirugikan tak terima sehingga melaporkan komentar tersebut ke polisi.
[irp]
Kapolsek Rejotangan, AKP Heri Poerwanto mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan dari TNI AL yang disampaikan pada Rabu (28/4/2021) kemarin. Petugas juga sudah mulai penyelidikan dengan mendatangi rumah terlapor di Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.
"Kita dapat laporannya dari AL langsung mas, akhirnya kita tindak lanjuti," ujar AKP Heri saat dikonfirmasi awak media.
Namun begitu petugas sampai di rumah terlapor ternyata kosong. Sebab sejak 5 tahun terakhir ini terlapor menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Malaysia. Sedangkan kedua orang tuanya bercerai.
"Informasi dari tetangganya itu, yang bersangkutan sudah lama di Malaysia. Selama ini juga dikenal sering beribadah di masjid," jelasnya.
Sesuai laporan yang diterima, akun facebook @abas fauzy disebutkan mengomentari pertanyaan salah satu netizen terkait tujuan penyelaman KRI Nanggala? Namun dibalasnya oleh terlapor dengan komentar "Golek Kerang Karo Kulit, Kulit Opo Kulit oontol".
Sejak diunggah dua hari lalu, komentar tersebut langsung viral. Bahkan menuai gunjingan dari netizen.
Selanjutnya dari hasil penyelidikan sementara terkait keberadaan terlapor yang diduga berada di Malaysia, langsung disampaikan kepada pihak TNI AL. "Ya kita serahkan kepada pelapor untuk tindak lanjutnya. Apakah akan dilanjutkan untuk mencari terlapor ini, kita juga tidak bisa gegabah dan perlu meminta keterangan pemilik akun," tuturnya.
Disinggung kemungkinan adanya pemulangan pelapor untuk proses hukumnya? Menurut Heri, masih akan membahasnya setelah terlapor pulang.
"Iya nanti kita konsultasikan dengan Polres untuk proses selanjutanya," pungkas Heri. (nul)
Editor : Iman