KLIKJATIM.com | Tulungagung - Satpol PP Tulungagung menggelar razia sejumlah rumah kost yang ada di Tulungagung, pada Rabu (28/04) siang.
[irp]Tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen perizinan rumah kos dan penghuninya, petugas juga memeriksa kelengkapan Alat Pemadam Api RIngan (APAR) yang harus ada di lokasi kos.
Hasilnya, dari 8 rumah kos yang didatangi, ditemukan 3 pasangan bukan suami istri yang nekat menginap di satu kamar kos.
Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, A Nindya Putra mengatakan, ketiganya kini dibawa ke Mako Satpol PP Tulungagung, guna proses lebih lanjut.
"Saat ini ketiganya masih ada di Mako Satpol PP untuk menjalani pembinaan," ujarnya.
Dua pasangan tidak menunjukkan bukti bahwa sudah menikah, sedangkan satu pasangan ditemukan memiliki buku hijau tanda menikah siri.
"Dua pasangan kita amankan karena tidak menunjukan bukti bahwa keduanya telah menikah, kendati tidur di satu kamar yang sama, sedangkan satu lainnya menunjukkan bukti surat nikah yang tidak sah di mata hukum,"jelasnya.
Genot, sapaan akrab A Nidnya Putra mengungkapkan, buku hijau bukti nikah siri yang ditunjukkan kepada pihaknya tidak mewakili status keduanya secara sah di mata hukum.
Oleh sebab itu pihaknya akan memberikan pembinaan kepada pemilik buku hijau tersebut, agar meresmikan hubungannya di mata hukum.
"Kita berikan pembinaan tentunya, karna buku hijau ini bukan buku nikah," terangnya.
Disinggung terkait sanksi, Genot mengaku masih akan memberikan pembinaan kepada ketiganya.
Jika statusnya sudah bersuami atau sudah beristri maka pasangannya akan dipanggil ke Mako Pol PP, namun jika masih belum berkeluarga maka orangtuanya yang akan diminta datang.
"Yang sudah bersuami atau beristri tentu akan kita panggil pasangannya, agar menjemput ke Mako Pol PP, untuk yang belum bersuami istri, akan kita panggil orang tuanya," ucap Genot.
Sanksi lain bakal diberikan kepada pemilik kos,yang membiarkan kondisi ini terjadi,ancaman paling berat menurut Genot adalah penutupan usaha kosnya. "Bisa sampai penutupan sanksinya," pungkas Genot. (bro)
Editor : Iman
Pompa Listrik PLN Bantu Atasi Krisis Air Petani Desa Mekarsari
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…
Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pengawasan bersama, kepatuhan terhadap perizinan, hingga kewajiban reklamasi dinilai menjadi sejumlah langkah penting untuk menjaga k…
Beasiswa Pelajar Tangguh PT Smelting Cetak 52 Pelajar Berprestasi di Gresik
PT Smelting terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan yang berkelanjutan. Salah satu ini…