klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Penyekatan Jelang Mudik Lebaran di Gresik Tersebar 8 Titik, Berikut Rinciannya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pos penyekatan di perbatasan Gresik-Surabaya. (Faiz/klikjatim.com)
Pos penyekatan di perbatasan Gresik-Surabaya. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Pos penyekatan antisipasi mudik hari Raya Idul Fitri 1442 hijriah mulai didirikan. Antara lainnya mulai dari dua pos sekat terpadu di wilayah perbatasan Gresik-Lamongan. Kemudian empat pos pengamanan penyekatan, serta dua pos pengamanan.

[irp]

Totalnya ada 8 posko atau titik penyekatan. Lebih rinci meliputi perbatasan Panceng, perbatasan Duduksampeyan, Boboh Menganti, Legundi Driyorejo, exit Tol Manyar, exit Tol Kebomas, Barata Kebomas, dan Pelabuhan Gresik. Nantinya pos-pos tersebut akan diisi oleh personil gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Satgas Covid-19 serta organisasi masyarakat.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan, larangan mudik akan terus disosialisasikan. Sebab mobilitas masyarakat masih diperbolehkan berada wilayah aglomerasi. Yang pengumpulan atau pemusatan dalam lokasi kawasan tertentu. Wilayah Gresik sendiri masuk aglomerasi rayon I Jawa Timur bersama Surabaya, Mojokerto, dan Sidoarjo.

“Penyekatan dan pengamanan berlaku sejak 6 hingga 17 Mei 2021. Kami standby bersama personil gabungan,” ungkap Kapolres, Selasa (27/4 /2021).

Pos-pos itu berfungsi untuk pemeriksaan pengendara. Mereka yang terindikasi hendak mudik, dengan terpaksa harus putar balik.

“Kecuali yang akan melaksanakan tugas dinas atau kantor dengan dibuktikan surat tugas dan bebas Covid-19,” ujarnya.

Kasatlantas Polres Gresik, AKP Yanto Mulyanto menjelaskan, pra operasi akan dimulai pada 1 Mei mendatang. Pos ini sekaligus persiapan jelang operasi ketupat semeru 2021.

"Pra penyekatan posko untuk pra operasi ketupat. Fokus pada sosialisasi larangan mudik, penindakan kelengkapan berkendara serta memantau aktivitas lalu lintas,” jelasnya. (nul)

Editor :