KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Karena masih banyak warga yang kurang sadar administrasi kependudukan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membuat gebrakan untuk menanggulangi hal tersebut. Selasa (19/11/2019) kemarin, Bupati Bojonegoro Anna Muawwanah memberikan peralatan untuk pelayanan administrasi kepada kecamatan. Kini, warga Bojonegoro bisa mengurus administrasi kependudukan di kecamatan masing-masing.
[irp]
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil telah memberikan satu set peralatan untuk pelayanan administrasi kependudukan. Peralatan berupa satu laptop, kamera, siganuter pot, single print dan beberapa peralatan lainnya itu diserahkan kepada Pemerintah Kecamatan.
"Kami minta peralatan ini dimanfaatkan untuk pelayanan administrasi kependudukan secara cepat, mudah dan murah," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro, M. Chosim dalam acara Sosialisasi Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan, Selasa (19/11/2019) siang di GOR Gayam Bojonegoro.
Ditambahkan, selama ini masyarakat harus pergi ke kota untuk mengurus administrasi kependudukan. Kini, mereka bisa dilayani di kecamatan masing-masing. Terutama yang aksesnya cukup jauh dari kota atau dari Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro.
Chosim juga menjelaskan, selain membagi peralatan juga ada sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya administrasi kependudukan. Pemerintah mendorong masyarakat sadar tentang administrasi kependudukan, karena berdasarkan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), semua pemberian bantuan sosial (Bansos) harus didasarkan pada Nomor Induk Kependudukan (NIK).
"Sehingga tidak ada tumpang tindih pemberian bantuan. Bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten bisa sesuai. Datanya sinkron tidak ada yang mendapatkan dobel," tegasnya.
Diterangkan, Pemkab Bojonegoro telah menerapkan tanda tangan elektronik atau TTE dalam kepengurusan administrasi kependudukan. Tapi, tahun ini baru pada kartu keluarga. Ke depan, TTE akan diterapkan pada semua jenis administrasi kependudukan.
[irp]
Bupati Anna Muawanah menegaskan, administrasi kependudukan ini sangat penting untuk mendukung dan mensukseskan program-program yang dilaksanakan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Sebab dengan pengelolaan sistem administrasi kependudukan yang baik akan menghasilkan data yang akurat. Dengan data yang akurat, program-program yang dilaksanakan dan diberikan bisa tepat sasaran.

Bupati perempuan pertama di Bojonegoro ini juga menginformasikan pengurusan administrasi kependudukan seperti KTP, KK hingga akta kelahiran sudah bisa diurus di 28 kecamatan melalui akun instagramnya.
"Woro2... Kini rekap KTP, KK, akte lahir dll. Sudah tersedia di masing2 kecamatan (28 kecamatan), biasanya bykk yg tanya soal KTP, dan blanko KTP penyedia dr kemendagri," tulis Anna di akun instagram @anna_muan32.
Acara sosialisasi ini di hadiri Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah dan diikuti 15 Camat se-Bojonegoro. Juga ada 182 Kepala Desa, Polsek dan Koramil wilayah Bojonegoro Barat. Acara tersebut berlangsung di Gelanggang Olah Raga (GOR) Gayam Bojonegoro. (af/bro)
Editor : M Nur Afifullah