klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

7.000 Lowongan Pekerjaan Disediakan untuk Millenial Bojonegoro

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, aaat membuka acara Job Fair 2019 Kabupaten Bojonegoro di Aula Kampus IKIP Bojonegoro. (M Nur Afifullah/klikjatim.com)
Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, aaat membuka acara Job Fair 2019 Kabupaten Bojonegoro di Aula Kampus IKIP Bojonegoro. (M Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Job Fair atau bursa kerja di Kabupaten Bojonegoro mulai digelar. Sebanyak 7.000 lowongan pekerjaan bagi millenial disediakan dalam pameran yang digelar di Aula Kampus IKIP PGRI Bojonegoro ini.

Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto membuka langsung Job Fair 2019 yang dilaksanakan dalam dua hari, tanggal 16-17 Nopember 2019. Bagi para pencari kerja sangat memiliki peluang untuk bisa terjun ke dunia kerja.

[irp]

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Agus Supriyanto menyampaikan, total ada 42 Perusahaan dan Badan Usaha yang sudah ready membuka lowongan yang bisa dimasuki di stand masing-masing.

"Kurang lebih ada 7.000 lowongan kerja sesuai kebutuhan perusahaan masing masing yang bergerak di bidang perbankan, lembaga keuangan, asuransi, otomotif, perhotelan, spa, food dan restaurant, supermarket, garment, dan LPK Chu Seok Hakwoon bagi yang berminat kerja di Korea," terangnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto mengapresiasi dengan terlaksananya Job Fair 2019 Kabupaten Bojonegoro. Sebab, dengan agenda ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja baru dan mengurangi angka pengangguran di Bojonegoro.

[irp]

"Untuk para pencari kerja yang hadir di acara ini pastikan sudah mempersiapkan diri, baik mental, administrasi, dan keahlian sesuai bidang keinginan masing-masing," kata wabup yang berasal dari PDIP itu.

Wabub berharap, kedepannya bukan saja menambah angka tenaga kerja terampil, tapi juga jangan sampai terjadi pengurangan tenaga kerja.

"Kalau ada pengurangan tenaga kerja artinya akan menambah pengangguran lagi, dan ini perlu ada komunikasi intens dan sinergitas antara Dinas Perinaker dengan Badan Usaha/Pelaku Usaha yang ada di Kabupaten Bojonegoro," terang Wawan, sapaan akrab Budi Irawanto.

Ratusan pemuda milenial turut hadir dan antusias dalam acara ini. Hadir pula Asisten 1 Sekretariat Daerah (Setda) Bojonegoro Joko Lukito, Kepala Disperinaker Kabupaten Bojonegoro Agus Supriyanto, Perwakilan Kodim 0813, Para Pimpinan Perusahaan, Pengurus Fatayat Dan Muslimat NU Cabang Bojonegoro. (af/mkr)

Editor :