KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Rencana pembangunan face off di Jalan HOS Cokroaminoto, Ponorogo ternyata belum ada komunikasi dengan DPRD setempat. Alih-alih koordinasi, pemberitahuan secara resmi dari eksekutif pun belum ada.
[irp]
Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto. "Kami belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi dari pihak Pemkab Ponorogo," ujar Sunarto, Selasa (30/3/2021).
Kendati demikian, pihaknya secara prinsip sepakat. Bahkan dalam waktu dekat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan segera dipanggil untuk koordinasi.
"Kita minta TAPD penjelasan face off ini," katanya.
Tujuannya agar lebih klir dan jangan sampai ada benturan terlebih dahulu antara masyarakat yang setuju dan tidak setuju. "Kalau penjelasannya ada pada program bupati ya oke-oke saja. Nanti juga apakah anggaran, apa sudah tersedia, dari APBD berapa dari pihak ketiga berapa dan kita minta ada kajian akademik," terangnya.
Lebih lanjut, hal tersebut dilakukan agar pembangunan face off tidak menjadi masalah ke depannya. "Kita akan minta penjelasan secara detail agar semua berjalan dengan baik," pungkasnya.
Perlu diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berencana menata wajah atau face off Jalan Hos Cokroaminoto agar lebih segar dan indah. Selain itu juga untuk membangkitkan ekonomi warga di tengah Pandemi Covid-19.
Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ponorogo, anggaran yang dibutuhkan untuk menata wajah Jalan Hos Cokroaminoto mencapai sekitar Rp 4,6 miliar. Penataan itu akan dilakukan mulai pelebaran trotoar dan pedestrian, pembuatan lampu hias dan berbagai sarana pendukung lainnya.
Bupati Sugiri berkeinginan untuk menyulap Jalan Hos Cokroaminoto seperti layaknya Jalan Malioboro di Yogyakarta dan Jalan Pahlawan di Kota Madiun. Namun dengan beberapa kearifan lokal, dengan nuansa Reog seperti adanya lampu dengan bentuk merak dan patung warok. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad