KLIKJATIM.Com | Gresik – Komplain warga Jalan Veteran Tama Utara yang sempat meluruk ke Kantor PDAM di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik Kota, akhirnya membuahkan hasil. Solusi sementara atas mampetnya air selama 3 bulan bakal dilakukan sistem bergilir.
"Intinya sementara ini sudah ada solusi dari kedua pihak, baik PDAM Gresik dan warga. Yaitu kesepakatan untuk mengairi secara giliran di setiap gang,” ungkap Humas PDAM Giri Tirta Gresik, Ismail saat ditemui di Kantornya, Rabu (13/11/2019).
[irp]
Ada tiga pembagian kawasan yang akan dialiri secara bergilir, dengan waktu masing-masing 2 hari. Jadwal lebih detailnya antara lain di Veteran Gg 11, 9, 7 dan 5. Kemudian di Veteran Gg 15 dan 17, serta di Veteran Gg 13.
“Kebetulan untuk gang 13 ini panjang lokasinya,” lanjutnya.
Selain itu, pihaknya juga masih menunggu pasokan air dari proyek APBN Umbulan, Pasuruan. Karena tak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan air di Gresik masih kurang.
"Ini (solusi) sampai menunggu ada tambahan pasokan air dari Umbulan, Pasuruan. Mungkin awal tahun bisa dilaksanakan," imbuhnya.
[irp]
Ismail menambahkan, untuk pembagian aliran air juga sebagian ke perusahaan. Dari total produksi ke perusahaan sekitar 12�n 88% ke rumah tangga masyarakat.
Sementara itu, juga dapat diketahui terkait kendala air PDAM di sekitar wilayah Gresik Kota saat ini akibat proyek gorong-gorong. Adapun solusinya dengan memperkecil debit air yang mengalir. (iz/nul)
Editor : Redaksi