klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Merawat Kesenian Tradisional, Bupati Yuhronur Pun Turut Menghibur Masyarakat Dalam Pentas Ludruk

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.ComLamongan— Pemerintahan Kabupaten Lamongan tampaknya menaruh perhatian lebih terhadap eksistensi kesenian tradisional, hal itu terlihat dalam pagelaran ludruk dengan lakon Sarip Tambak Oso yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan di halaman OPD tersebut, Minggu malam (28/03/2021).

[irp]

Pagelaran yang melibatkan komunitas Seniman muda Lamongan (Sendakala) itu dibarengi dengan vaksinasi kepada pekerja seni di Kabupaten Lamongan.

PLT kepala Disparbud Lamongan Sisyanto menuturkan, kegiatan tersebut sengaja digelar sebagai bentuk perhatian Pemkab Lamongan bagi para seniman.

"Melestarikan kesenian rakyat, budaya tradisional menjadi hal yang penting, oleh karena itu, untuk keamanan dan kenyamanan para seniman berkarya kami lakukan vaksinasi kepada 120 pekerja seni," tuturnya disela acara.

Sementara itu Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang turut manggung bermain ludruk, menyebut bila Ia bangga dengan anak muda yang semangat berkeseniannya tinggi. Menurutnya jarang anak muda yang menyukai kesenian tradisional semacam ludruk.

"Kita harus terus merawat semangat agar mereka yang bekerja di bidang seni ini terus memiliki semangat untuk berkarya meskipun dalam masa pandemi. Salah satunya dengan memberikan vaksinasi Covid-19," ungkapnya.

Yuhronur pun berharap para seniman Kabupaten Lamongan bisa terlindungi dari Covid-19 dengan diberikan vaskinasi agar lebih maksimal dalam berkarya.

"Vaksinasi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada penggiat pariwisata di Lamongan khususnya para pekerja seni," katanya.

Komunitas Sendakala dalam menyiapkan pagelaran ludruk yang disutradarai A. Fatah jaelani itu melakukan latihan tak kurang dari dua bulan. Hal itu dituturkan oleh Alfin Nur Cahyono, pemeran karakter Sarip Tambak Oso.

"Dua bulan latihan untuk mempersiapkan satu pementasan," ceritanya.

Dalam acara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi sempat menjadi salah satu aktor Ludruk yang selesai hampir tengah malam itu.

Sebelum drama ludruk digelar, dilakukan Vaksinasi kepada seniman-seniman Lamongan dan diadakan pagelaran upacara adat Penganten Bekasri. Disamping itu, dalam malam kesenian itu diresmikan pula komunitas seniman muda Lamongan (Sendakala) yang menjadi tempat berhimpun seniman muda Lamongan. (nul)

Editor :