KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Dibawah tangan-tangan terampil, sesuatu yang tidak berguna bisa dirubah menjadi barang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Seperti yang dilakukan ibu-ibu PKK RW V Perumahan Taman Candiloka, Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi Sidoarjo ini. Mereka mengkreasi barang bekas dan limbah rumah tangga menjadi boneka cantik.
[irp]
Siapapun yang pertama kali melihat pasti tidak mengira, jika boneka cantik yang dihasilkan berasal dari kaos kaki bekas dan klobot (kulit jagung).
Ira Irbawati mengatakan, dengan membuat kerajinan dari limbah rumah tangga, para ibu mempunyai kesibukan sekaligus bisa membantu perekonomian keluarga. “Meskipun di rumah, kita bisa menghasilkan karya yang bisa dinikmati sekaligus mampu menghasilkan uang. Sehingga para ibu rumah tangga mempunyai penghasilan sendiri,” terangnya, disela-sela memberikan pelatihan pembuatan kerajinan tersebut di RT 6 RW V, Sabtu (20/3/2021).
Perajin lulusan Tata Busana Unesa ini mengatakan, boneka dari kaos kaki bekas, bisa dijual dengan kisaran harga RP 25 ribu. Boneka ini bisa dimanfaatkan untuk asesoris tas dan tempat menyimpan jarum pentul. Sedangkan boneka dari klobot dibanderol Rp 125 ribu. Ira berpesan kepada peserta pelatihan, agar nantinya memulai menjual boneka hasil karya sendiri di lingkungan sekitar saat mengikuti kegiatan lingkungan seperti PKK dan pengajian.
“Nanti lama-lama juga dikenal. Setelah itu bisa memanfaatkan penjualan online. Dengan reativitas, limbah bisa kok mendatangkan rupiah,” imbuh Ira.
Ketua RW V Desa Ngampelsari, M Arif Budi Susetyo berharap, kerampilan pembuatan kerajinan ini bisa disebarkan ke RW yang lain agar semakin bayak ibu rumah tangga yang mandiri.
“Kegiatan ini bisa menjadi contoh, dan dengan dukungan pemerintahan desa, hal ini bisa disebarkan ke tempat lain, agar ibu-ibu mempunyai kesibukan dan pendapatan di tengah masa pandemi seperti ini,” kata Arif.
Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Desa Ngampelsari Kecamatan Candi, Inda Wahyuni berkomitmen, akan membantu pemasaran hasil kerajinan karya warga setempat. “Boneka-boneka lucu dari limbah ini bisa dijadikan souvenir pernikahan. Kami juga akan membantu pemasarannya di setiap kegiatan di tingkat desa,” paparnya. (ris)
Editor : Satria Nugraha