klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Risiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Sangat Rendah

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pemkab Bojonegoro saat gelar rakor evaluasi PPKM Mikro.
Pemkab Bojonegoro saat gelar rakor evaluasi PPKM Mikro.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Perlahan-lahan kasus covid-19 di Kabupaten Bojonegoro menunjukkan tren penurunan. Status Bojonegoro yang sebelumnya masuk zona oranye kini juga berubah status zona kuning. Artinya, resiko penularan covid-19 sangat rendah.

[irp]

Hasil itu terungkap saat digelar rapat evaluasi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Dari rapat tersebut dipaparkan sebanyak 32 RT di Kabupaten Bojonegoro berubah status hijau.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah menjelaskan untuk saat ini status kabupaten Bojonegoro dalam peta sebaran covid-19 dan masuk wilayah zona kuning. Artinya Bojonegoro termasuk dalam zona risiko rendah Covid. Namun untuk pemetaan zonasi kasus covid-19 berbasis RT mengalami trend penurunan dan masuk dalam kategori zona hijau.

"Sebanyak 32 RT yang sebelumnya zona kuning kini menjadi zona hijau,” ujar Nurul Azizah, Jum'at (19/3/2021).

Dikatakan, melihat dari pemetaan zonasi kasus covid-19 berbasis RT, dari 7.839 RT, terdapat 45 RT masuk zona kuning dan sisanya 7.794 RT masuk zona hijau. Sehingga terjadi trend penurunan jumlah RT yang berstatus kuning dari 73 RT menjadi 41 RT. 

"Terdapat 32 RT yang sebelumnya zona kuning kini masuk zona hijau,” kata Sekda Bojonegoro Nurul Azizah. 

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro menambahkan dari hasil skrining spesimen di Kabupaten Bojonegoro melalui rapid tes yang berjumlah 56.372, sebanyak 54.584 atau 96,8 persen dinyatakan non reaktif sedangkan 1.788 atau 3,2 persen reaktif. 

Untuk hasil swab dari jumlah 5.151, sebanyak 2.816 atau 54,7 persen dinyatakan negatif dan 2.335 atau 45,3 persen positif. 

"Skrining ini dilakukan pada pasar tradisional, pasar modern, Labkesda (peserta UTBK,santri dan masyarakat), Tirtawana Dander kerja sama dengan gugus tugas Provinsi Jatim dan lainya seperti ASN, DPRD dan awak media,” tuturnya.

Lebih lanjut, terkait perkembangan PPKM Mikro di sektor pariwisata, telah dibuka obyek wisata alam di Kabupaten Bojonegoro yaitu wisata waduk pacal dan khayangan api. Pembukaan wisata alam tersebut tentunya dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

"Perkembangan PPKM mikro di sektor pariwisata, pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga telah membuka namun dengan menerapkan prokes," tambahnya. 

Menurutnya, terkait pencapaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro. Untuk tenaga kesehatan (Nakes) dari target 4.574 yang telah melaksanakan vaksin sebanyak 4.708 atau 102,99 persen. Sedangkan untuk pelayanan publik target 55.673 yang telah melaksanakan vaksinasi sebanyak 15.673 atau 27,71 persen.

Sementara vaksinasi bagi lanjut usia dari target 96.869 yang telah melaksanakan sebanyak 271 atau 0,28 persen. "Vaksin terus berjalan dan dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan jumlah ketersediaan vaksin yang tersedia," pungkasnya. (mkr)

Editor :