klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Mantab! Capaian Vaksinasi Jatim Tertinggi se Indonesia

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Grafik 10 provinsi dengan capaian vaksinasi tertinggi nasional. (M Shohibul Anwar/klikjatim.com)
Grafik 10 provinsi dengan capaian vaksinasi tertinggi nasional. (M Shohibul Anwar/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa semakin sumringah. Pasalnya capaian vaksinasi Jatim menjadi yang tertinggi se Indonesia. Totalnya yakni sebanyak 1.176.136 orang.

[irp]

Menurut khofifah, capaian ini adalah bentuk komitmen Pemprov Jatim dalam memprioritaskan vaksinasi sebagai salah satu intervensi dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

"Memasuki pandemi Covid-19 yang sudah setahun, kami memang maksimalkan vaksinasi sebagai salah satu intervensi untuk membentuk kekebalan komunitas menurunkan kasus Covid-19 di Jawa Timur," ujar Khofifah, Rabu (17/3/2021) malam.

Dia menjelaskan, Pemprov Jatim bekerjasama dengan Pemda di Jatim sudah menyisir lapisan masyarakat yang diprioritaskan. "Untuk saat ini yang diprioritaskan adalah bagi mereka berisiko atau rentan tertular Covid-19. Utamanya para lansia, para tenaga kesehatan, serta mereka yang bekerja di sektor layanan publik," jelasnya.

Adapun capaian vaksinasi di urutan kedua setelah Jatim adalah Jawa Tengah 1.020.588, diikuti berturut-turut Jawa Barat 780.990, kemudian DKI Jakarta 781.716. Sedangkan Sumatera Barat, Banten dan Bali menyusul setelahnya dengan capaian vaksinasi masing-masing 199.664, 253.824 dan 158.064 peserta.

Provinsi lainnya yang juga masuk daftar peserta vaksinasi tertinggi adalah Sulawesi Selatan dengan 157.747, Sumatera Selatan dengan 142.610 peserta Yogyakarta dengan 149.506.

Sedangkan update Covid-19 di Jatim per 17 Maret 2021 pukul 16.00 WIB, terdapat 321 kasus konfirmasi positif baru dan 341 kasus konfirmasi sembuh dengan jumlah pasien dirawat 2.189 orang dari total kumulatif 135.464 orang. Angka kesembuhan di Jatim sebesar 91,33 persen, dan angka kematian sebesar 7,05 persen. (nul)

Editor :