KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia blusukkan ke berbagai posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Blusukan tersebut guna memutus mata rantai penularan virus Covid-19.
[irp]
Salah satu yang dipantau, berada di Desa Ngasem Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Dimana Kecamatan Ngasem masih terdapat satu orang tersuspect Covid-19. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Per-Tanggal 15 Maret 2021 ada 47 pasien masih dirawat, 38 meninggal dunia dan tersuspect 167 orang.
Saat blusukan Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia menegaskan, untuk mendukung dan menunjang posko PPKM mempersilahkan kepada Kepala desa untuk mengelola dana PPKM berskala mikro yang diambil dari Dana Desa guna kepentingan masyarakat.
Menurutnya, adanya posko PPKM untuk mendukung ketahanan pangan, ketahanan keamanan, ketahanan kesehatan, ketahanan pendidikan dan sebagai sumber informasi sehingga membutuhkan anggaran guna kelangsungan posko PPKM ini.
"Apabila terdapat keterbatasan yang menyangkut sarana dan prasarana posko, silahkan Dana Desa dikelola dengan baik untuk keperuntukannya. Apabila kurang paham atau kurang jelas bisa dikoordinasikan kepada satuan atas," ujar AKBP EG Pandia Selasa (16/3/2021)
Lebih lanjut, fungsi PPKM berskala mikro bertujuan untuk melaksanakan Testing, Tracing dan Treatmen, dilanjutkan dengan penyemprotan pada rumah dan lingkungan warga yang positif Covid-19 serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol kesehatan dengan 5 M.
“PPKM ini bertujuan Testing, Tracing dan Treatmen, selain itu upaya kemandirian desa di tengah pandemi ini,” ucap Kapolres Bojonegoro.
Sementara Kepala Desa (Kades) Ngasem, Suhartono mengaku akan mengikuti instruksi pemerintah, dalam pemberlakuan PPKM untuk memutus mata rantai penularan corona. Selain itu, Tiga Pilar akan terus mendisiplinkan protokol kesehatan (prokes) di tengah masyarakat dan memantau warganya yang terpapar Covid-19.
"Kami akan menjalankan program prioritas pemerintah, untuk pendisiplinan dan edukasi kepada masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19," pungkas Kades Ngasem, Suhartono. (bro)
Editor : M Nur Afifullah