KLIKJATIM.Com | Blitar - Jajaran Polres Blitar menggaruk 13 pemuda yang 2 di antaranya perempuan karena berbuat kriminal. Remaja yang berusia antara 15 sampai 22 tahun mengaku pesilat dari sebuah perguruan menggelar konvoi brutal dengan memukul warga dan menjarah makanan di warung angkringan.
[irp]
Aksi nakal itu terjadi di pertigaan Beru Kecamatan Wlingi, Sabtu (13/3/2021) malam. Saat diamankan anggota Polsek Wlingi ke-13 remaja ini mengaku sebagai kelompok salah satu perguruan silat yang baru saja menggelar kopdar di wilayah Kecamatan Kesamben. Kegiatan kopdar diikuti kurang lebih 50 orang yang berasal dari beberapa wilayah. Di antaranya Trenggalek, Kabupate kediri, Tulungagung, dan Jombang.
Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengungkapkan, usai kopdar pendekar silat, mereka pulang ke arah barat dari wilayah Kesamben sampai ke batas kota Wlingi. Sesampainya di simpang 3 Beru Kecamatan Wlingi, sebagian arak-arakan berhenti di depan toko baju. Mereka kemudian melakukan pemukulan kepada salah satu warga yang merekam rombongan arak-arakan motor yang melintas.
"Tak hanya itu, mereka juga melakukan penjarahan makanan di angkringan yang letaknya di seberang jalan toko baju,"kata kapolres.
Ditambahkan, setelah kejadian itu, mereka meninggalkan lokasi menuju luar Kota Wlingi. Namun, ada 13 orang yang berhasil dihentikan polisi lalu dibawa ke Polsek Wlingi untuk dilakukan pemeriksaan.
Mereka diinterogasi dan diperiksa barang-barang bawaannya, termasuk handphone. Selain itu, polisi juga memanggil pengurus perguruan silat untuk dimintai keterangan. Tak hanya itu, mereka yang diamankan juga di-swab antigen untuk mengetahui potensi paparan Covid-19.
"Kami lakukan uji swab terhadap para pemuda ini. Kami identifikasi kasus ini dan akan menerapkan sanksi yang sesuai dengan tingkat pelanggaran. Sanksi tipiring pelanggaran protokol kesehatan dan tindakan tilang terhadap pelanggaran lalu lintas," pungkas AKBP Leonard Sinambela. (ris)
Editor : Iman
Dari Pengakuan Korban, Polisi Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual di Rubaru Sumenep
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Upaya mencari perlindungan menjadi pintu awal terungkapnya dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak berusia 17 tahun di Kecam…
Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, kini mengantongi ruang fiskal baru untuk mengakselerasi pelaksanaan berbagai program…
Huawei Buka Gerai Resmi Pertama di Gresik, Sasar Konsumen hingga Bojonegoro
Huawei resmi membuka gerai pertamanya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berlokasi di lantai LG Icon Mall Gresik, tepat di samping Transmart, Huawei Store tersebu…
Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih
KLIKJATIM.Com | Jembrana – PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali resmi memperkuat sinergi strategis dalam mengakselerasi pembangunan…
Kemenhub Tinjau Penerapan Green Port di Terminal Teluk Lamong Dukung NZE 2060
Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, M.Sc. meninjau penerapan konsep Green Port di PT Terminal Teluk Lamong (…
Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan eskalasi yang signifikan.…