klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Jelang Ramadhan, 9.786 Imam Masjid dan Musholla di Lamongan Divaksin

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Bupati Yuhronur menyaksikan langsung vaksinasi kepada Ulama', Imam masjid dan musholla
Bupati Yuhronur menyaksikan langsung vaksinasi kepada Ulama', Imam masjid dan musholla

KLIKJATIM.Com | LamonganMenjelang bulan Ramadhan, ratusan Imam masjid dan mushalla di kabupaten Lamongan menjalani vaksinasi di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Rabu (10/03/2021).

[irp]

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dan Wabup Abdul Rouf.

Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Taufiq Hidayat menuturkan, kegiatan tersebut dilangsungkan setelah adanya arahan Bupati Yuhronur Efendi.

"Kemarin Pak Bupati telpon saya, mengarahkan agar imam masjid, mosholla dan ulama' diprioritaskan untuk vaksinasi karena menjelang bulan Ramadhan, harapannya dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan bisa lancar dan nyaman serta semakin sehat," tuturnya.

Taufiq merincikan progres vaksinasi untuk warga Lamongan saat ini sudah bagus, tak kurang dari 1.055.535 warga Lamongan telah didaftarkan akan menerima vaksin.

"Tenaga kesehatan sudah selesai semua, pelayanan publik pun juga hampir tuntas, ungkapnya.

Taufiq menyebut, vaksinasi sebagai upaya yang harus ditempuh untuk keluar dari pandemi selain tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Prasyarat keluar dari pandemi pertama masyarakat harus kebal, makanya dilakukan vaksinasi, kemudian kasus pandemi harus diturunkan," bebernya.

Sementara itu Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut bila vaksinasi kepada ulama', imam masjid dan musholla akan diberikan kepada 9.786 Orang di seluruh kabupaten Lamongan.

"Dan ini dilakukan serentak di beberapa kecamatan seluruh Lamongan, harapannya kedepan kita segera keluar dari pandemi dan bisa menyambut bulan suci Ramadhan dengan kegembiraan, kenyamanan beribadah dan selalu sehat," tuturnya.

Youhronur pun membeberkan bila saat ini kasus aktif covid-19 di Lamongan telah menurun drastis. Lamongan pun ditetapkan masuk zona kuning.

"Saya mendapat laporan, kasus aktif tinggal 23, semoga lekas pulih semua dan Lamongan masuk zona hijau," harapnya optimis.

Disisi lain, ketua DMI Lamongan KH Abdus Shomad mengaku tidak merasakan efek apapun setelah menerima vaksin. Ia pun berharap agara semua masyarakat selalu sehat.

"Alhamdulillah tidak ada efek apapun, semoga semua sehat," ungkapnya.

Perlu diketahui, Vaksinasi terhadap Ulama' , Imam masjid dan musholla se Kabupaten Lamongan kali dimulai hari ini dipusatkan di pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan yang diikuti 265 Orang sejak pagi. Secara keseluruhan, tak kurang dari 9.786 telah dijadwalkan mendapatkan vaksin. (bro)

Editor :