klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Mohammad Miyadi Terpilih Sebagai Ketua DPC PKB Tuban

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Mohammad Miyadi, Ketua DPC PKB Tuban
Mohammad Miyadi, Ketua DPC PKB Tuban

KLIKJATIM.Com | Tuban - Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Tuban akhirnya memilih Mohammad Miyadi sebagai Ketua Dewan Tanfidziyah serta Noor Nahar Husein sebagai Ketua Dewan Syuro. Muscab ke-5 yang digelar di Resto Kayu Manis, Minggu (7/3)ini resmi memiliki kepengurusan baru dengan masa periode 2021-2026.

[irp]

Dalam kepengurusan baru tersebut, PKB telah memunculkan sosok kepengurusan baru di DPC PKB Tuban. Pertama, Dewan Syuro PKB dijabat oleh Ir Noor Nahar Husein dan H Sa'dun Naim (politisi senior) ditunjuk sebagai Sekretaris Dewan Syuro. 

Kemudian untuk Tanfidziyah atau Ketua DPC PKB Tuban dijabat oleh Mohammad Miyadi yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Tuban. Lalu Sekretaris DPC PKB Mirza Ali Mansyur (pengurus harian PCNU) dan Fredy Ardlyan Syah (putra Bupati Fathul Huda) sebagai bendahara.

Mohammad Miyadi mengungkapkan, saat ini pihaknya siap mempertahankan 15 kursi DPRD pada Pileg 2024 dan terakhir bakal menjadi oposisi pada pemerintahan Lindra-Riyadi. 

"Yang pasti fokus kami menyiapkan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban 2024 mulai sekarang. Mempertahankan 16 kursi pada pileg 2024. Dan Fraksi PKB siap menjadi oposisi ketika bupati baru dilantik," kata Ketua DPC PKB Tuban terpilih, Mohammad Miyadi .

"Sebelum muncul nama-nama yang menjadi pengurus tersebut, dua bulan sebelumnya sudah disetorkan ke DPP PKB. Tentunya, nama-nama itu juga berdasarkan masukan dari DPC dan PAC," papar Miyadi.

Senada disampaikan, Dewan Syuro PKB, Ir Noor Nahar Husein, ke depan PKB akan selalu mengkritisi kebijakan pemerintahan yang baru. Jika tidak tepat maka melalui fraksi PKB akan mengkritisi kebijakan yang dibuat.

Akan tetapi, bila sudah sesuai maka PKB mendukung dan menyepakati kebijakan tersebut. "Ya tentunya kita lihat kebijakan apa yang dibuat oleh pemerintahan yang baru. Jika tak sesuai dan tak sejalan dengan kepentingan rakyat, maka kami akan mengkritisinya," pungkasnya. (hen)

Editor :