klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Inovasi Teknologi C-Cyl, PGN Salurkan Gas Bumi ke Pelanggan Tanpa Jaringan Pipa

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan layanan gas bumi ke seluruh sektor pelanggan tidak terganggu sehubungan insiden yang terjadi di lokasi bak valve No.140, Jembatan Sei Belumai, Tanjung Morawa, Medan.
Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan layanan gas bumi ke seluruh sektor pelanggan tidak terganggu sehubungan insiden yang terjadi di lokasi bak valve No.140, Jembatan Sei Belumai, Tanjung Morawa, Medan.

KLIKJATIM.Com | Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) memperluas akses gas bumi di wilayah yang belum terdapat infrastruktur pipa. Langkah yang dilakukan dengan menggunakan CNG Cylinder (C-Cyl).

[irp]

Direktur Utama Gagas Energi Indonesia Muhammad Hardiansyah mengatakan, C-Cyl merupakan hasil inovasi dan bentuk adaptasi perusahaan di masa pandemi. Sistem ini menjadi jawaban bagi calon pelanggan yang ingin menggunakan Gaslink tetapi terkendala kebutuhan gas bumi yang relatif masih kecil dan atau memiliki lahan usaha yang terbatas.

Hardiansyah  menjelaskan, Gagas melihat pentingnya peranan UMKM dalam menopang kegiatan di sektor riil. Selain memiliki ketahanan yang lebih baik, UMKM juga berperan penting dalam proses pemulihan ekonomi pasca pandemi.

"Oleh karena itu, inovasi C-Cyl ini diharapkan bisa memberikan dukungan ke sektor UMKM yang masih menggunakan bahan bakar lain untuk beralih ke energi baik gas bumi yang lebih efisien, aman, ramah lingkungan dan fleksibel dengan kontrak volume pemakaian minimum yang lebih rendah” kata Hardiansyah, di Jakarta, belum lama ini.

C-Cyl merupakan skema penyaluran gas baru kepada pelanggan dengan menggunakan tabung. Sebelumnya sistem penyaluran gas bumi melalui Compressed Natural Gas (CNG) untuk sektor industri dan komersial atau dikenal dengan Gaslink dilakukan dengan menyalurkan gas dari Gas Transport Module (GTM) ke peralatan penurunan tekanan, dilengkapi dengan storage gas atau Pressure Reduction System (PRS) yang diletakkan di lokasi pelanggan.

Bekerja sama dengan PT Unogas Teknologi Indonesia, skema penyaluran gas pada C-Cyl menggunakan tabung berisikan CNG seberat 20 - 50 kg yang dapat disimpan dan diganti sesuai dengan kebutuhan pelanggan. (ris)

Editor :