KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Pemugaran Candi Mirigambar di desa Mirigambar kecamatan Sumbergempol Tulungagung diprediksi selesai dalam 10 bulan, namun pekerjaan lain sudah menunggu BPCB Jawa Timur, yakni ekskavasi lahan di sebelah Candi yang didalamnya ditemukan struktur diduga bagian dari bangunan candi.
[irp]
Struktur berupa tumpukan batu bata berukuran besar dan bongkahan batu diduga andesit tersebut ditemukan saat pekerja pemugaran candi melakukan penggalian sekitar 30 centimeter dari permukaan tanah.
Kepala BPCB Jawa Timur, Zakaria Kasimin mengatakan, dugaan sementara struktur tersebut merupakan bagian pagar dari Candi Mirigambar.
"Ekskavasi rencana kita lanjutkan, dugaan sementatra itu struktur dari bagian candi ini," ujarnya.
Disinggung mengenai luasan struktur tersebut, pihaknya mengaku belum bisa memastikan dengan pasti sebab bagian ujung dari struktur tersebut belum ditemukan, pihaknya masih menemukan bagian tengah dari struktur tersebut.
Untuk memastikan ujungnya diperlukan ekskavasi, namun upaya tersebut tidak mudah karena terhalang dengan hak kepemilikan tanah, sebab diprediksikan, ujung dari struktur tersebut masuk ke dalam lahan milik masyarakat.
"Ujungnya sampai mana,ya kita juga belum tau, jadi luasannya berapa ya kita belum bisa pastikan,"terangnya.
Tidak hanya itu saja, Zakaria menyebut, pemugaran dan ekskavasi ini bisa dimaksimalkan oleh pemerintah daerah untuk menjadikan lokasi candi Mirigambar ini sebagai destinasi wisata.
Dengan jalan memberikan sarana yang layak untuk wisatawan, mulai dari akses jalan yang layak, lahan parkir, dan sarana lainnya yang mendukung agar wisatawan tertarik mengunjungi situs seperti candi Mirigambar ini.
"Parkirnya juga harus ditata, akses jalannya juga harus dipikirkan, agar wisatawan tertarik kesini," ucapnya.
Dikonfirmasi mengenai hal ini, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menjanjikan bakal mendukung rencana tersebut, termasuk rencana ekskavasi.
Maryoto mengatakan, bakal meminta pemerinta desa Mirigambar untuk mendukung upaya tersebut, sehingga proses evakuasi berjalan dengan maksimal.
"Tadi pak Kadesnya juga sudah saya pesan, agar mendukung proses evakuasi ini, agar masyarakatnya juga ikut menjaga dan melestarikan cagar budaya," pungkasnya. (ris)
Editor : Iman
SIG Andalkan Bata Interlock untuk Percepat Pembangunan Hunian Terjangkau
KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkenalkan Bata Interlock Presisi sebagai salah satu solusi untuk mempercepat pembangunan r…
Sidang Pleno III Muktamar Putuskan Voting untuk Menentukan Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
KLIKJATIM.Com | Jombang – Pembahasan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode mendatang dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul U…
Gresik Merdeka Carnival 2026 Semarak, 71 Barisan dan 24 Mobil Hias Meriahkan Perayaan HUT ke-81 RI
Gresik Merdeka Carnival 2026 Semarak, 71 Barisan dan 24 Mobil Hias Meriahkan Perayaan HUT ke-81 RI.…
Kabut Asap Selimuti Banjarmasin, Pelindo Pastikan Aktivitas Pelabuhan Trisakti Tetap Normal
KLIKJATIM.Com | Banjarmasin – Kabut asap yang menyelimuti Kota Banjarmasin dan sejumlah wilayah di sekitarnya menjadi perhatian PT Pelabuhan Indonesia (…
Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Penyidikan kasus kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, kini mulai mengarah…
Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
KLIKJATIM.Com | Bone – Upaya memperkuat produksi tebu nasional terus dipacu oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara…