KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menjadwalkan agenda vaksinasi untuk tahap II pada hari Jumat (26/2/2021) besok. Hal itu menyusul setelah Pemkab setempat telah menerima kiriman dari Pemprov Jawa Timur sebanyak 22.860 dosis vaksin Covid-19 Sinovac pada Selasa (23/2/2021) malam. Saat ini vaksin-vaksin tersebut berada di kamar penyimpanan milik Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan pengawalan ketat anggota TNI dan Polri.
[irp]
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banyuwangi, dr. Widji Lestariono mengungkapkan, bahwa vaksin yang diterima kali ini sebanyak 2.540 vial atau sekitar 22.860 dosis untuk pelaksanaan vaksinasi tahap II. "Alhamdulillah, 22.860 dosis vaksin covid-19 telah tiba di Banyuwangi. Saat ini kami simpan di kamar pendingin penyimpan vaksin," jelas Rio, sapaan Widji Lestariono.
Vaksin yang diterima tersebut sekaligus untuk pelaksanaan penyuntikkan dosis 1 dan dosis 2. Sehingga sasaran penerima vaksin pada tahap II sebanyak 11.430 orang.
Menurutnya, untuk sasaran tahap II meliputi TNI-Polri, petugas pelayan publik, jurnalis, dan angota legislatif. "Termasuk tenaga dan petugas kesehatan yang belum menerima vaksin akan menjadi sasaran pada vaksinasi tahap II ini," jelasnya.
Terkait pendistribusian vaksin, kata Rio, seluruh fasilitas kesehatan pemberi layanan vaksinasi Covid-19 bisa mengambil jatah masing-masing ke gudang penyimpanan mulai hari ini, Kamis (25/2/2021). "Semua fasilitas kesehatan penyelenggara vaksinasi akan mengambil di Dinas Kesehatan," ujarnya.
Kemudian pelaksanaan vaksinasi tahap II ini akan dimulai serentak pada Jumat besok. "Kami harap, semua sasaran vaksin bisa kami selesaikan dalam rentang satu pekan," imbuhnya.
Perlu diketahui sebelumnya, bahwa Kabupaten Banyuwangi sudah menerima 11.280 dosis vaksin tahap I pada akhir Januari 2021. Saat itu diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (Nakes) di Banyuwangi.
Sementara itu Plh Bupati Banyuwangi, Mujiono pun menyambut baik kedatangan vaksin Sinovac tahap II. Harapannya, dengan kedatangan vaksin tahap II ini bisa meluasnya jumlah sasaran penerima dan secara bertahap dapat melandaikan kurva penyebaran virus corona di daerah.
"Tentu ini akan menjadi semangat bagi kita semua untuk bangkit dari pandemi Covid-19 ini. Meski begitu, kami tetap ingatkan masyarakat untuk tetap menjaga disiplin protokol kesehatan Covid-19. Memakai masker, kebiasaan mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menjauhi kerumunan harus tetap kita biasakan untuk mencegah penyebaran Covid-19," imbau Mujiono. (nul)
Editor : Apriliana Devitasari