KLIKJATIM.Com I Tulungagung – Wilayah Kabupaten Tulungagung saat ini tak ada RT yang dikategorikan zona orange dan merah penyebaran Covid-19. Namun ada 223 RT yang masuk kategori zona kuning. “Paling banyak kita temukan di kecamatan Kedungwaru, sisanya menyebar di seluruh kecamatan yang ada di Tulungagung,” kata Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, Selasa (16/2/2021).
[irp]
Pernyataan Galih ini merupakan perkembangan terkini penyebaran Covid-19 di masa penerapan PPKM skala mikro. Penetapan zona ini berdasarkan jumlah rumah dalam satu RT yang terdapat terkonfirmasi Covid-19.
RT masuk zona hijau ketika nihil temuan, kemudian jika ditemukan 1 sampai 5 rumah maka RT tersebut masuk dalam kategori zona kuning. Jika ada 6 sampai 10 rumah terkonfirmasi Cocid-19 makas masuk dalam zona orange, jika lebih dari 10 masuk dalam kategori zona merah.
secara umum penyebarat RT yang masuk kategori zona kuning tersebut ada di 19 kecamatan yang ada di Tulungagung, namun paling banyak berada di kecamatan Kedungwaru,yakni sejumlah 28 RT.
“Tidak ada yang masuk zona orange, apalagi zona merah, ada 223 RT yang masuk zona kuning, sisanya ada di zona hijau,” terangnya.
Galih menyebut, total jumlah RT di Kabupaten Tulungagung sebanyak 6248 RT. Sebanyak 6016 nya masuk kategori zona hijau karena nihil temuan terkonfirmasi Covid-19. Sejumlah faktor mempengaruhi terjadinya hal ini, salah satunya adalah faktor demografi penduduk di kecamatan tersebut yang padat penduduk dengan mobilitas cukup tinggi.
Hal ini terlihat dari banyaknya rumah kos, untuk kelas pekerja maupun mahasiswa, yang berasal dari luar kota maupun luar kecamatan Kedungwaru sendiri.
“Karena demografi masyarakatnya memang beragam, ada yang dari luar kota ngekos di wilayah itu, ada yang dari luar kecamatan juga yang ngekos disitu sehingga domisilinya disitu,” tegasnya.
Pihaknya berharap, pemerintah tingkat desa maupun kelurahan yang didalamnya terdapat terkonfirmasi Covid-19 bisa mengikuti arahan pemerintah. Sehingga bisa menekan penyebaran Covid-19 di Tulungagung. (iman/rtn)
Editor : Redaksi