KLIKJATIM.Com │ Gresik – Hiasan berbalut budaya nusantara menjadi ciri khas mobil hias PT Petrokimia Gresik, dalam ajang karnaval peringatan HUT RI ke 74 tahun 2019 yang diselenggarakan Pemda Gresik, pada Agustus silam. Berangkat dari tema Bhinneka Tunggal Ika, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) ini menyampaikan sebuah pesan keberagaman yang gandrung terhadap rasa persatuan.
Berbagai ornamen terlihat menempel di bagian mobil hias sebagai seni dekoratif untuk memperindah tampilan. Nampak juga hiasan bunga di titik-titik kendaraan melekat sebagai instrumen mempercantik pandangan.
Sehelai kain bermotif kotak-kotak dengan kombinasi warna hitam dan putih memperkuat nuansa budaya Bali yang begitu melekat. Nampak dua pasang orang berdiri di atas kendaraan dengan hiasan payung tradisional, sambil mengenakan kostum adat tak henti-hentinya menyapa warga di setiap sudut kota sepanjang perjalanan karnaval saat itu.
[irp]
Begitulah gambaran singkat terhadap mobil hias karya PT Petrokimia Gresik (PG), yang sukses mengantarkan perusahaan pelat merah ini sebagai juara pertama penyaji terbaik. Penghargaan secara resmi diserahkan setelah upacara peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur ke 74, di Halaman Kantor Bupati Gresik, Senin (14/10/2019) kemarin.
“Alhamdulillah, tahun ini adalah tahun ketiga secara berturut-turut kami mendapatkan juara satu, dalam ajang karnaval mobil hias tahun 2019 di Kabupaten Gresik,” ujar Manager Humas PG, Muhammad Ihwan F, saat ditemui di Kantornya, siang tadi (15/10/2019) .
Ihwan mengungkapkan, apresiasi ini merupakan kerja keras semua pihak di internal perusahaan. Sebab, ada banyak unsur yang saling bersinergi di bawah kendali Departemen Pelayanan Umum PT Petrokimia Gresik.
Mereka adalah tim. Sehingga benar-benar mempersiapkan penampilan sesempurna mungkin yang disesuaikan dengan tema. “Jadi, di Departemen ini memang diisi oleh orang-orang kapabel,” imbuhnya.
Dikatakannya, kala itu sempat berencana untuk mengambil tema Papua. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, ide tersebut berubah dengan pilihan topik budaya khas nusantara.
[irp]
PG ingin menyampaikan sebuah pesan kemajemukan. Dengan banyaknya budaya dan keberagaman di Indonesia, telah menjadi semangat perusahaan untuk mengangkatnya di dalam karnaval melalui potret budaya di Pulau Dewata—sebutan bagi Bali.
Kenapa harus Bali?
“Alasannya, karena Bali itu letaknya di tengah-tengah nusantara. Bali juga merupakan potret kemajemukan dengan beragam budaya dan agama. Hal itu juga semakin menunjukkan betapa heterogenitasnya Indonesia,” papar Ihwan.
Melalui pawai nusantara inilah salah satu cara perusahaan berkomunikasi dan menyampaikan pesan, bahwa PG sangat menghargai perbedaan serta mendukung keberagaman yang gandrung pada persatuan.
“Dengan mengikuti pawai kebhinnekaan tersebut harapan besar kami, masyarakat harus percaya bahwa kita hidup itu beragam. Bukan hanya untuk sebagian tapi untuk bersama. Sehingga masyarakat jangan sampai takut atau menolak keberagaman,” pungkasnya. (nul/hen/*)
Editor : Redaksi