klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kena Pandemi 2020, Target Pendapatan Taman Nasional Bromo Turun Jadi Rp 6,4 Miliar

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Pandemi selama 2020 lalu membuat pengunjung yang mendatangi kawasan Wisata Bromo Tengger Semeru (BTS) turun drastis akibat pembatasan kunjungan. Hal ini menyebabkan pendapatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) turun. Awalnya pendapatan dari tiket masuk ditarget  Rp 20,9 miliar, namun karena pandemi turun  Rp 14,5 miliar menjadi hanya Rp 6,4 miliar.

[irp]

"Pandemi Covid-19 di tahun 2020 lalu sangat berdampak pada sektor pariwisata. Mulai ditutupnya wisata BTS selama beberapa bulan di tahun lalu, membuat jumlah kunjungan wisatawan ke BTS menurun," kata Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), Syarif Hidayat.

Terkait PNBP BTS, Syarif mengatakan, tahun lalu sebelum pandemi Covid-19 wisata BTS ditargetkan bisa sumbang PNBP sekitar Rp 20,9 miliar. Namun, adanya pandemi membuat kondisi wisata terganggu. Realisasi capaian PNBP BTS tahun lalu hanya sekitar Rp 6,4 miliar. ”Tahun ini, untuk target PNBP Bromo Tengger Semeru sendiri tetap sama dengan tahun kemarin, sekitar Rp 20,9 miliar. Dengan harapan, tahun 2021, kondisi sektor pariwisata kembali pulih,” terangnya.

Soal kunjungan wisata BTS, diungkapkan Syarif, juga alami penurunan drastis. Dalam setahun 2020 jumlah kunjungan hanya sekitar 196.428 wisatawan. Dengan jumlah wisatawan nusantara sekitar 193.770 orang dan wisatawan mancanegara sekitar 2.658 orang. ”Kunjungan wisatawan mancanegara itu terjadi sebelum pandemi Covid-19. Sejak pandemi sampai saat ini masih melarang wisatawan mancanegara masuk wisata Bromo,” ungkapnya. (hen)

Editor :