KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Dukun asal Banyuwangi, siapa yang tidak pernah mendengar. Kono kalau soal perdukunan di Jatim, selain Lamongan dukun asal Banyuwangi dikenal cukup jozz dalam urusan perdukunan. Mereka tidak terlihat namun sering diperbincangkan.
[irp]
Namun dalam waktu dekat para dukun asal Banyuwangi bakala bersatu berkumpul dibawah naungan organisasi Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu). Perkumpulan dukun ini berencana menggelar festival santet dan destinasi mistis.
Organisasi baru ini melakukan deklarasi di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Mereka meresmikan Perdunu sekaligus memaparkan program kerjanya. “Program kerja kita paling dekat adalah doa bersama dan kegiatan pengobatan gratis,” ujar Ketua Umum Perdunu, Gus Abdul Fatah Hasan.
Selain bertujuan untuk edukasi dan wisata, Perdunu diharapkan bisa membantu warga supaya tidak tertipu adanya dukun abal-abal . Program yang tak kalah keren yakni bakal adanya Festival Santet. Gelaran ini direncanakan terlaksana pada Bulan Suro atau Muharam. Jangan salah ya, festival santet ini bukan dalam rangka melakukan santet kepada orang. Namun, untuk mengenalkan ilmu spiritual yang jadi khas di Banyuwangi.
“Kita akan menggelar Festival Santet. Banyak macam yang akan kita gelar di festival itu. Nanti bagaimana pengenalan orang terkena santet atau sihir,” lanjutnya.
Ada juga rencana untuk tour ke tempat yang terkenal mistis. Apalagi di Banyuwangi ada banyak wilayah yang dikenal memiliki misteri tersendiri. “Dan juga kita kenalkan destinasi mistis di Banyuwangi. Ada 3 kalau ndak salah tadi usulannya. Alaspurwo, Rowo Bayu dan Antaboga,” tandasnya. (hen)
Editor : Apriliana Devitasari
Motor Pengantar Pesanan Terbakar di GKB Gresik, Damkar Pastikan Situasi Aman
KLIKJATIM.Com | Gresik – Sebuah sepeda motor Yamaha Mio milik seorang pengantar pesanan mengalami kebakaran di kawasan Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), t…
Petani Garam Sumenep Masih Terjepit Impor, Selisih Harga Jadi Kendala Utama
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Keberadaan garam impor masih menjadi tantangan serius bagi petani garam rakyat di Kabupaten Sumenep, Madura. Harga garam impor yang j…
BPK Jatim Ingatkan Kepala Daerah Waspadai Fraud Meski Raih WTP, OTT Jadi Alarm Perbaikan Tata Kelola
KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Timur (BPK Jatim) mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk tidak berpuas diri meski b…
Pemkab Bojonegoro Kaget Temukan Anomali DTSEN
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali melakukan ground checking atau verifikasi lapangan terhadap Data Tunggal Sosial E…
Jemaah Haji Asal Sapudi Sumenep Wafat di Tanah Suci
jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Madura. Salah satu jemaah yang tergabung dalam Kloter 79, Haji Abdul Aziz, warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam…
Pupuk Indonesia dan Polres Lamongan Perkuat Pengawasan, Pastikan Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran
KLIKJATIM.Com | Lamongan – PT Pupuk Indonesia bersama Polres Lamongan memperkuat pengawasan distribusi pupuk bersubsidi guna mendukung ketahanan pangan n…