KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menjadi orang pertama yang telah disuntik vaksin sinovac dalam program vaksinasi Covid-19 di berlangsung di gedung Hemodialisa RSUD Sidoarjo, Jumat (15/1/2021). Dalam pelaksanaan program nasional ini juga diikuti 16 tokoh yang lain dari unsur jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah perwakilan.
[irp]
Setelah Pj Bupati Hudiyono, penyuntikkan vaksin dilakukan secara berurutan kepada Ketua DPRD Usman; Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji; Dandim 0816, Letkol Inf Iswan Nusi; Kajari, Setiawan Budi Cahyono; Sekda, A Zaini; Kepala Kemenag Sidoarjo, M Amir Sholehuddin; Ketua PCNU, KH Maskun; dan Sekretaris MUI Kabupaten Sidoarjo. Kemudian dari jajaran tenaga medis seperti Direktur RSUD, dr Atok Irawan; Kepala Dinas Kesehatan, dr Syaf Satriawarman; dan beberapa tenaga medis lain.
Saat dikonfirmasi usai disuntik vaksin, Pj Bupati Hudiyono mengaku tidak merasakan sakit saat disuntik. Hal ini merupakan pengalaman pertamanya disuntik vaksin.
Menurutnya, selama observasi 30 menit paska divaksin pun tak merasakan apa-apa seperti efek yang selama ini ditakutkan kepala pusing, badan panas dan gatal-gatal. "Tidak terasa sakit, malah tadi saya kira belum disuntik, ternyata kata dokternya sudah. Baru ini saya disuntik vaksin tapi tidak terasa sama sekali. Saya juga tidak merasakan gejala apa-apa. Tidak ada yang saya rasakan, biasa saja tidak ada rasa pusing, gatal maupun mual," tutur Hudiyono.
Dengan pengalamannya ini, maka Hudiyono mengimbau masyarakat Sidoarjo untuk tidak berkecil hati. Karena pemerintah terus berusaha untuk memberikan upaya menghambat penyebaran virus corona (Covid-19).
Dia berpesan kepada seluruh masyarakat Sidoarjo agar menjaga kondisi sebelum disuntik vaksin dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). "Nanti selanjutnya masyarakat pada waktunya bisa datang ke Puskesmas di tempat masing-masing untuk divaksin. Mari mendukung pencegahan penyebaran Covid-19, mudah-mudahan masyarakat Sidoarjo makin dewasa selalu menerapkan protokol kesehatan untuk antisipasi penyebaran Covid-19," tandasnya. (nul)
Editor : Catur Rini