[irp]
Anggota Tim Satgas Covid-19 Provinsi Jatim dr Makhyan Jibril mengungkapkan bahwa hasil swab test yang dilakukan oleh Khofifah keluar pada Jum'at (1/1/2021) malam. Dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19.
"Hasil swabnya baru keluar kemarin malam (1/1), langsung pagi tadi dilakukan pendataan dan tracing dan jam 1 siang dilakukan swab kepada kontak erat," ungkap dr Jibril saat dikonfirmasi, Sabtu (2/1/2021) malam.
Jibril mengatakan, tim tracing sudah bergerak cepat untuk melacak seluruh kontak erat Gubernur Khofifah. Dirinya juga meminta bagi yang telah kontak erat dengan gubernur bisa melakukan swab di puskesmas terdekat.
"Tim tracing sudah bergerak cepat, semua kontak erat ibu Gubernur sudah dilacak, dan backtracing telah dilakukan. Semua itu telah dilakukan dalam waktu dibawah 24 jam. Siang tadi kontak erat telah dihubungi dan di swab PCR. Kami juga menghimbau bagi yang telah kontak erat dengan Ibu Gubernur agar bisa memanfaatkan fasitas swab di puskesmas atau faskes terdekat," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Khofifah merupakan pasien positif dengan status tanpa gejala. "Saat ini, Alhamdulillah kondisi Ibu Gubernur positif tanpa gejala, sesuai dengan arahan dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Ibu Gubernur disarankan untuk isolasi mandiri dan beliau akan mengikuti seluruh proses perawatan yang telah diberikan oleh tenaga medis," jelasnya.
Jibril menambahkan, saat ini tugas pemerintahan tetap berjalan dan telah dikoordinasikan oleh Khofifah bersama Wagub Emil, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah.
"Koordinasi tetap berjalan secara virtual. InsyaAllah Pemprov Jatim sudah terbiasa untuk melaksanakan kordinasi secara virtual/4.0 sehingga hal ini dipastikan tidak mengganggu jalannya pemerintahan," imbuhnya.
Lebih lanjut, kata dia, saat ini Khofifah memilih untuk secara terbuka mengumumkan bahwa dirinya terkena Covid-19. Hal itu sesuai dengan prinsip keterbukaan dan transparansi yang s lama ini diterapkan oleh Pemprov Jatim dalam penanganan Covid-19.
"Beliau konsisten dengan penerapan prinsip keterbukaan dan transparansi yang selama ini telah dilakukan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Jawa Timur," pungkasnya.
Editor : Redaksi
Jawa Timur Jadi Barometer Nasional, Gubernur Khofifah Sebut Sekolah Rakyat Instrumen Pemutus Rantai Kemiskinan
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat (SR) merupakan harapan besar bagi bangsa untuk m…
Satpolairud Polres Gresik Tegaskan Penertiban Pukat Harimau, Nelayan Mengare Keluhkan Operasi Trawl Dekat Pantai
Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk menertibkan penggunaan jaring trawl atau pukat harimau.…
Pasutri di Bondowoso Terluka Setelah Tertimpa Atap Rumah Akibat Hempasan Angin Puting Beliung
Pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Bondowoso tertimpa sebuah pohon tumbang di Desa Sumbermalang, Kecamatan Wringin…
Wana Rimba Butuh Karyawan Fresh Graduate, Ini Syaratnya
PT Wana Rimba Nusantara (WRN), anak perusahaan dari PT Pamapersada Nusantara yang bergerak di bidang perlindungan hutan dan jasa lingkungan…
Lantik Pengurus PAC GP Ansor Sekaran, Wabup Dirham Ajak Pemuda Jadi Garda Depan Pembangunan SDM Lamongan
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengajak Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk mengambil peran strategis sebagai motor p…
Save the Children Indonesia Ingatkan Ancaman Ganda bagi Anak Indonesia: Tekanan Dunia Digital dan Dampak Krisis Iklim
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Anak-anak Indonesia saat ini menghadapi tantangan berlapis yang kian serius. Di satu sisi, mereka tenggelam dalam arus dunia digital y…