klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Cegah Penyebaran Covid-19, Pj Bupati Sidoarjo Minta Masyarakat Jangan Berprasangka Buruk

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono saat memberikan sambutan dalam acara peresmian beberapa program kegiatan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Sidoarjo di Pendopo Dinas setempat, Rabu (30/12/2020) kemarin. (ist)
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono saat memberikan sambutan dalam acara peresmian beberapa program kegiatan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Sidoarjo di Pendopo Dinas setempat, Rabu (30/12/2020) kemarin. (ist)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo dalam beberapa hari terakhir terus mengalami peningkatan. Bahkan saat ini ruang isolasi pasien Covid-19 dengan komorbit (penyakit penyerta) yang disediakan rumah sakit sampai penuh.

[irp]

Sehingga dalam menyikapi kondisi demikian, rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di daerah setempat tidak menerima pasien covid dari luar Sidoarjo. Namun upaya menyiapkan tempat isolasi di lokasi lain akan tetap dilakukan seperti sebelumnya. 

Misalnya untuk isolasi pasien Covid-19 tanpa komorbid dapat dilakukan di hotel. Hanya saja masih butuh persiapan kembali. 

"Untuk pasien di luar masyarakat Sidoarjo kita stop dulu sambil kita mencari tempat dulu, tempatnya kita sudah siapkan ada di hotel dan itu butuh persiapan," kata Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono setelah meresmikan beberapa program kegiatan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Sidoarjo di Pendopo Dinas setempat, Rabu (30/12/2020).

Menurutnya, lonjakan tambahan pasien baru positif Covid-19 memang terjadi dalam akhir-akhir ini. Kluster penyebarannya juga meluas, termasuk ditemukan kluster keluarga dan juga ASN.

Selain itu tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo juga mengalami penurunan. Dari 92,78% turun menjadi 92,71%.

"Terbukti saat libur panjang tingkat pasien baru naik, gara-gara ada liburan panjang bukan gara-gara Pilkada, Pilkades," ungkapnya.

Kondisi seperti ini harus menjadi peringatan bagi pemerintah, agar semakin giat melakukan upaya pencegahan penyebaran virus tersebut. Salah satunya dengan mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan (prokes).

Adapun di Kabupaten Sidoarjo sendiri juga sudah melakukan beberapa langkah tegas. Termasuk di antaranya memberlakukan aturan jam malam menjelang momen pergantian tahun. Tujuannya untuk mencegah kerumunan dalam merayakan tahun baru 2021.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak berpersepsi buruk dengan kebijakan yang diambil pemerintah. Kebijakan jam malam ini semata-mata untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Jam malam itu semata-mata untuk menekan, mengurangi (pasien Covid-19), daripada kita mengobati lebih baik kita mencegah," ucapnya. (nul)

Editor :